Lihat rekomendasi IDAI tentang mencegah anak-anak terpapar Covid-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kabar mengejutkan terjadi pada awal Mei lalu ketika seorang anak kecil di Kota Malang dinyatakan positif Covid-19.

Dilaporkan bahwa balita tersebut pernah melakukan kontak dengan orang tanpa gejala (OTG). Sejak itu, dengan kata lain, angka positif Covid-19 pada anak-anak di Indonesia terpantau, dan hasilnya semakin mengkhawatirkan.

Faktanya, temuan pendiri KawalCovid-19 menunjukkan bahwa angka kematian bayi akibat Covid-19 sangat tinggi di Indonesia.

Ainun Najib, pendiri Kawal Covid-19, mengatakan jika dibandingkan dengan negara lain, Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka kematian bayi yang tinggi. Indonesia cukup besar, dengan lebih dari 140 anak di antara korban tewas, “kata Ainun dalam webinar yang digelar di kanal YouTube Katadata Indonesia pada Kamis, 9 Maret 2020.

Baca: Covid Working Group menyerukan pemerintah untuk bekerja keras 6 Bulan, hasil pemerasan penularan korona

menurut data yang diberikan oleh Ainun, angka kematian anak usia 0-5 adalah 1,46%, angka kematian anak usia 6-17 tahun 0,72%.

Ainu mengatakan bahwa dibandingkan dengan Amerika Serikat, angka kematian warganya adalah 200.000, dan angka kematian anak-anak hanya sekitar 114.

Pada saat yang sama, angka kematian di Indonesia hanya sepersepuluh dari Amerika Serikat, yang sebenarnya lebih. Beberapa Menyarankan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live