Puncak akut positif Covid-19 di Banyuwangi akibat berkumpulnya pondok pesantren

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) lapor-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Anggota tim ahli satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkap Kabupaten Banyuwangi sedang dilanda corona. Indonesia, kawasan dengan peningkatan kasus positif terbesar, pekan lalu.

Dalam sepekan terakhir, Satgas mencatat lonjakan 584 kasus positif Covid-19 di Banyuwangi. — “Kata Dewi kepada kantor BNPB,” Ini tempat pertama di Kabupaten Banyuwangi. Rabu (2/9/2020) di Jakarta.

Bacaan: Menyambut Pemilik Pensiunan Jatinangor yang Terserang Pemotongan Pajak Permintaan Covid-19

Dewi mengatakan kenaikan itu karena adanya kelompok baru di Peantren. Klaster ini meningkat drastis jumlah kasus positif korona.

Sebuah klaster baru muncul di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung di Banyuwangi. Kata Dewi.

Bahkan di Kabupaten Banyuwangi dua pekan lalu hanya ada 89 kasus. Lalu Meningkat menjadi 584 minggu lalu.

Baca: Kisah Atung Nugroho Perjuangan Menjadi Relawan Covid-19 di Boyolali (Coola-19), Tanpa Restu Ibunya -Peningkatan ini sudah mencapai lima kali lipat. Hasil tim baru ini. Dewi meminta masyarakat waspada agar tidak munculnya geng-geng kriminal baru.

“Dulu bisa menambah jumlah kasus menjadi 10 atau 20 wilayah, tapi tiba-tiba Ketika kelompok kriminal baru muncul, jumlah mereka akan menjadi sangat tinggi. Banyak David berkata: “Orang yang terinfeksi berkumpul untuk waktu yang lama pada waktu yang sama.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live