DKI sudah memasuki masa transisi, dan besok kapel bisa dimulai lagi dari aturan tersebut

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan masa transisi, yakni setelah tingkat reproduksi penularan virus Covid-19 turun di bawah satu, ibu kota mengendur. Ibadah akan dimulai besok (5/6/2020).

“Mulai besok, kegiatan ibadah akan dilaksanakan di masjid, mushola, gereja, vihara, vihara dan vihara. Bisa dibuka, tapi bisa digunakan untuk ibadah biasa,” ujar Anies saat jumpa pers di Balaikota DKI . , Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2020) .

Baca: Percepat Penanganan Covid-19, Jokowi Ajukan Target Uji Coba untuk Serukan Tindak Lanjut Lebih Aktif

Anies Tegaskan Banyak Aturan Ibadah Kebijakan terbuka rumah sakit harus mengikuti prinsip-prinsip ini.

Baca: MUI DKI Akan Izinkan Sholat Jum’at di Jakarta Mulai Besok, Kecuali 62 RW Covid-19 Zona Merah-Diantaranya Jumlah Jemaah Terbanyak Hanya 50% -Mohon Juga Melamar dan Menjaga Umat Secara Langsung Jarak minimum antara keduanya adalah 1 meter. -Pengurus masjid harus membersihkan tempat acara dengan desinfektan sebelum dan sesudah acara — Untuk masjid atau musala, mohon tidak menggunakan karpet. Setiap jemaah wajib membawa perlengkapan sholat.

Tidak ada tempat penyimpanan sepatu juga. Setiap jemaah bisa membawa tas atau tas sendiri dan membawa sepatu sendiri.

“Diharapkan tidak ada karpet atau permadani yang akan digunakan di masjid dan musala. Setiap jemaah harus membawa perlengkapan sholatnya sendiri agar tidak menyebar. Sepatu. Anda harus membawa sendiri. Sama seperti di Mekah dan Madinah. Taruh di dalamnya. Tempat sendal dan sepatu, potensi keramaian sangat ramai. Untuk melihat detail dan mempersiapkan perjanjian Covid-19 silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.

“” Mulai hari Jumat. Saya minta penanggung jawab kapel untuk mengecek Covid- 19 detail kesepakatan agar saat masyarakat datang sudah siap, “pungkasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live