Kepala Staf Angkatan Darat memfasilitasi diskusi di antara berbagai lembaga tentang rencana memproduksi obat anti-covid-19

Reporter Tribunnews.com Gita Irawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa (KSAD) langsung menyerukan banyak instansi untuk membahas produksi United Airlines (Unair). ) Rencana produksi setelah penyerahan obat kombinasi anti-covid-19. Laporan uji klinis akhir. Pada Sabtu, 15 Agustus 2020, TNI dan BIN bersama-sama menggunakan obat anti COVID-19. Kepolisian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Badan Kefarmasian Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan organisasi apoteker dari perusahaan farmasi tersebut, yakni Kimia Farma, sedang menyampaikan laporan uji klinis ke Mabes AD. Kepala Staf Angkatan Darat dan Sekretaris Pertama BIN menyampaikan sambutan pada tanggal 19-Andika yang juga Wakil Ketua Komite Eksekutif Manajemen dan Pemulihan Ekonomi Nasional Covid-19. Ia mengungkapkan beberapa pembahasan Gera, antara lain pengajuan anggaran, pembelian bahan baku dan Semua pihak yang terlibat dalam produksi obat tersebut. –Dia berharap rencana itu bisa selesai minggu depan.

Sekarang kita beri penghormatan kepada Kimia Farma dari Pori Pharmaceutical College, AD Pharmaceutical Research Institute, IDI, Apoteker Indonesia, sekarang kita akan melakukan inventarisasi persediaan, bahan bakunya apa, dimana ketua tim peneliti, akan segera kita rencanakan untuk memasukkan Proposal anggaran dan izin yang lebih rinci sedang menunggu. Yang paling awal akan menjadi yang terbaik. Jika memungkinkan, akan lebih baik dalam seminggu. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang cepat “,” kata Andika. Siap memproduksi obat ini. Obat dan Makanan (BPOM). … “Soal kapasitas produksi Kimia Farma kita prinsipnya kapasitas produksinya cukup tinggi. Tapi langkah selanjutnya adalah bagaimana mencapai produksi ini setelah mendapat nomor izin,” kata Verdi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live