Pemerintah mendesak ditingkatkannya pengawasan prosedur kesehatan di era normal baru

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PSI mendesak pemerintah Jokowi untuk terus memperkuat kampanye implementasi perjanjian normal kesehatan baru. Kasus Covid-19 melonjak di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sepakat untuk menerapkan era normal baru. Masyarakat harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang semakin sulit. Namun, per 9 Juli jumlah kasus yang kami lihat semakin meningkat. Kemajuan Demokrasi PSI Ketua Partai Progresif Demokratik Isyana Bagoes Oka mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat oleh Tribunnews.com: “Ada 2.657 kasus baru. Oleh karena itu, kesepakatan kesehatan harus ditegakkan secara tegas. Harus terus disebarluaskan kepada masyarakat luas. “7 Juli 2020) Pandemi belum tahu kapan akan berakhir.

Baca: Update 10 Juli: Sebanyak 61 pasien Covid-19 masih mendapat perawatan di RS Pulau Galang

– Baca : UPDATE Covid-19 di Pondok Gontor, Angka Positif Corona Santri Meningkat Menjadi Cluster Baru

Baca: 1262 Orang Positif Covid-19 di Secapa AD-19, 17 diantaranya dirawat dan diisolasi di RS — -Menurutnya, metode dasar yang harus selalu digunakan dalam rencana kesehatannya antara lain memakai masker saat keluar rumah, jauh dari orang lain, dan rutin menyabuni tangan. Tentu kita tidak ingin kembali ke era PSBB ketika orang tidak bisa bekerja. ” Kata calon legislatif PSI Isayana. cara ini. Dia mengatakan hukuman berat harus dijatuhkan untuk menjaga ketertiban dan disiplin sosial. Pantau perilaku komunitas dengan cermat. Sekarang adalah waktu untuk mulai menerapkan hukuman berat. Mereka yang tidak taat akan dihukum dengan tepat. Untuk masalah yang sama pentingnya dari epidemi ini, seseorang tidak dapat mengharapkan kesadaran pribadi. Ia menyatakan harus dibantu dengan tekanan dari bidang hukum.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live