Dr. Reisa: Sukses melawan corona adalah kesatuan komunitas yang menghormati kesepakatan kesehatan

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Seluruh dunia sedang menghadapi krisis kesehatan yang melanda semua sektor.

Lebih dari 200 negara termasuk Indonesia pernah mengalami pandemi yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Kunci untuk memerangi pandemi adalah persatuan. Reisa mengutip sambutan dari Dr. Michael Ryan, Direktur Eksekutif Situasi Darurat WHO, dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta National Team Media Center, Jumat (6/6/2020).

Baca: Jokowi Minta Covid-Jatim 19 Matahari Terbenam pada 2 Februari, Ini Tanggapan Wali Kota Risma

Baca: Massa di Ambon Menghalangi Ambulans dan Mencabutnya Secara Paksa Mayat Covid-19 tidak mau mengikuti Protap

Dr. Reisa menunjukkan bahwa sejauh menyangkut protokol kesehatan, keberhasilan pemutusan hubungan dan penyebaran virus SARS-CoV-2 adalah kesatuan komunitas.

“Provinsi yang berhasil menahan penyebaran menyatakan bahwa masyarakat adalah pahlawannya. Aceh, Gorontalo, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kota Degar dan Kabupaten Sleiman semuanya dikelola. Sebagian provinsi yang sudah lama bekerja sama dengan masyarakat untuk meredam pertumbuhan positif COVID-19 di lautan, jelasnya. -Dr. Reisa mengatakan kesepakatan kesehatan mudah dilaksanakan jika dilaksanakan bersama-sama.Tanpa persatuan, upaya yang dilakukan tidak ada gunanya. Reisa Dokter berkata: “Jika kita tidak sendiri dalam melaksanakan kesepakatan sanitasi ini, maka itu mudah dicapai. “.

Gunakan topeng di tempat umum, tapi tidak hanya 1-2 orang, tapi semua orang di ruangan yang sama harus memakai topeng.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live