Presiden Semrawut menyerukan penyederhanaan jumlah merek kit PCR

TRIBUNNEWS. Jakarta COM Corporation-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk mempermudah jumlah merek alat uji Covid-19 polymerase chain reaction (PCR). . Presiden meminta agar jumlah (merek) disederhanakan agar tidak membingungkan. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajidi mengatakan: “Karena diketahui bahwa karena merek yang berbeda, media ekstraksi virus dan reagen ekstraksi sering tidak cocok, sehingga menghambat implementasi di bidang ini.” Ada batasan dalam penanganan Covid-19. Konferensi, Kamis (6/6/2020).

Baca: Pemprov DKI melakukan 152.000 tes PCR — Dengan penyederhanaan merek kit PCR, harap-tidak hanya itu, menurut Muhadjir (Muhadjir) Persyaratannya, PCR juga membutuhkan hasil penelitian tentang anak negara yang diproduksi secara massal. Kami tidak mengandalkan alat tes impor ini, ”ujarnya.

Muhadjir mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kelompok Kerja Percepatan Penanganan Korona dan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat pengujian sampel guna mendeteksi apakah korona sudah mencapai. Standar. Target 20.000 tes per hari — menurut penghitungan ketua berdasarkan 120 alat tes yang saat ini digunakan, tes sampel harus dilakukan 30.000 kali sehari .— “Kami dan Kepala Kementerian Kesehatan dan Kementerian Kesehatan Penanggung jawab akan terus mempercepat kecepatan kerja 20.000 orang, dan mencapai 30.000 orang di tahun itu. Menurut perhitungan Presiden, Muhagir dideklarasikan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live