Bappenas telah mengembangkan protokol produksi yang aman di Covid-19

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengembangkan protokol masyarakat yang aman dan efektif selama pandemi Covid-19.

Pembangunan Manusia, Kementerian Masyarakat dan Kebudayaan, Asisten Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional / Dr Bappenas Dr. Subandi Sardjoko mengatakan, kesepakatan itu mengacu pada WHO.

“Bappenas sedang dalam persiapan dan sudah tertulis kesepakatan untuk komunitas produksi aman Covid-19. Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (29 Mei 2020).

Dalam kesepakatan tersebut, tiga harus dipenuhi Standar.

Poin pertama adalah tentang standar epidemiologi, yang mengharuskan pengurangan penyebaran Covid-19 menjadi 1. — “Jadi kisaran infektivitas awal adalah 1,9 hingga 5,1. Sebab, satu orang bisa menginfeksi 2 sampai 5 orang. Ini sangat tinggi dan harus dikurangi dengan intervensi. Ini kriteria pertama, “kata Subandi.

Baca: Masalah Normal Baru, Bucarapac Masih Menunggu Keputusan Pemerintah

Kriteria Kedua Kapasitas Pelayanan Kesehatan

WHO Organisasi mensyaratkan rata-rata 20 kasus baru dapat dilayani melalui tempat tidur gabungan, yang mana 3% lebih tinggi dari kasus baru.

Meskipun kriteria ketiga adalah adanya metode pemantauan yang memadai.

Subandi mengatakan bahwa dibutuhkan jumlah yang cukup Tes tersebut berfungsi sebagai standar kegiatan produksi selama pandemi korona.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live