Menteri yang membidangi koordinasi PMK meminta para kepala daerah mengoreksi niatnya selama penanganan Covid-19.

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pandemi Covid-19 merupakan isu yang seksi. Ungkapkan niatnya agar tidak tergoda untuk menyelesaikan masalah Covid-19.

“Aku tahu Covid juga seksi sekali. Artinya lucu karena ada yang mungkin tergiur dengan masalah Covid. Maaf niat ini mungkin kurang jelas,” Muhadjir, Kamis (17/9/2020). Ucap dalam talkshow di akun Instagram Warta Ekonomi.

Dia meminta pejabat kabupaten memiliki niat yang jelas saat menangani pandemi Covid-19.

Baca: Saat Pandemi, Minyak Kayu Putih Asli Covid-19 dari Pulau Buru Menjadi Primadora

“Yang Penting Kita Jaga Covid dan Indonesia Dengan Baik. Jika Niat Terdistorsi, Mu Hajidi berkata: “Ini hanya akan menyebabkan kecelakaan yang tidak perlu. Selain itu, Muhadi Gir juga meminta kepada pimpinan daerah untuk mengambil keputusan setelah hasil pengawasan atau pengawasan. Menurutnya, berdasarkan hasil pengawasan langsung tersebut informasi yang didapat akurat dan up-to-date.

, Kebijakan yang diambil adil.

Baca: Kelompok Kerja Covid-19: Tak perlu menstigmatisasi pejabat publik yang dinobatkan secara positif- “Sudahkah Anda membuat keputusan yang tepat? Namun, jika hanya informasi tabel ke tabel tidak berasal dari bidang ini. Ya tentu saja keputusan seperti itu harus bias, ‚ÄĚkata Muhadijir.

Ia pun meminta agar dalam penanganan pandemi Covid-19, aparat kabupaten terjun langsung melihat situasi di lapangan .– -Untuk Bagi Muhadjir, meski Covid-19 berbahaya, para pemimpin harus terus bergerak .

Baca: Kasus Covid-19 di India terus merambah ke Amerika Serikat, dan orang-orang mengira tak lagi takut terpapar virus- “Inilah alasan saya ulangi Berhati-hatilah untuk tidak menunggu sampai koki tidak terus melakukan ini karena ini memang Covid-19 yang mengerikan. Saya tahu banyak orang yang takut menandatangani kontrak dengan Covid, ya, tapi risiko menjadi pemimpin adalah dia harus mengundurkan diri saat mengambil keputusan. Kata Muhadjir.

Pimpinan daerah juga harus memastikan koordinasi dengan Covid, 19 pokja daerah, lalu diputuskan apakah menurut kita jika mengikuti langkah ini, kita akan berkoordinasi dengan baik.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live