Luhat akan menekan menteri UEA untuk membeli 20 juta vaksin COVID-19 lagi

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal menyatakan pemerintah bisa mengatasi pandemi corona atau Covid-19 dengan mengupayakan vaksin aktif. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal, Luhut Binsar Pandjaitan (Luhut Binsar Pandjaitan) menyatakan akan mendekati atau menekan UEA untuk meminta vaksin lain melawan Covid-19.

“Mungkin nanti akan menjadi vaksin G20 (negara). Sore harinya, saya ingin berdialog dengan Menteri Suir (Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suir Al Mazurui) di Abu Dhabi, Minta tambahan 20 juta, katanya dalam acara virtual, Selasa (15/9/2020): “(Vaksin) masuk di sini. Menurut dia, “Indonesia telah mengadopsi strategi pembelian cepat, skala besar vaksin, yang secara efektif akan mengendalikan penyebaran Covid-19,” kata juru bicara tersebut: “Jadi jika kita menggunakan strategi untuk memerangi virus ini, saya pikir itu akan berhasil. Itu sudah terkendali sampai kami mendapat vaksin. Ada sekitar 30 juta dosis tahun ini. Kami sudah mencoba sebanyak 50 juta dosis, ”kata Luhart.

Jika pemerintah bisa mencapainya, maka virus Covid-19 tidak akan menjadi masalah besar dalam tiga bulan ke depan. — Harga vaksin Covid-19 lebih murah 300.000 rupee dari Sinovac. Kementerian Perekonomian menyebut pemerintah telah bekerja sama mengembangkan vaksin penangkal virus corona atau Covid-19. — -Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Airlangga Hartarto) menyampaikan bahwa PT Astra Zeneca sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Oxford University atau Imperial College London di Indonesia.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live