10.000 spesimen tembus cahaya diperiksa selama 6 hari berturut-turut, dan hari ini hanya 9.049 yang diperiksa

Laporan Reporter Tribunnews.com Reza Deni-Jakarta Tribunnews.com-Percepatan Pemrosesan Covid-19 Juru bicara Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah telah menyelesaikan pemeriksaan 9.049 spesimen pada Selasa (2 Juni 2020). Kita tahu, angka ini tidak sejalan dengan target Presiden Joko Widodo sebanyak 10.000 spesimen per hari. Mei (14.313 sampel), 28 Mei (11.495 sampel), 29 Mei (10.639 sampel), 30 Mei (11.361 sampel), 31 Mei (11.470 sampel) dan Juni 1 (10.039 sampel) .

Baca: Jokowi: Masjid Istiqlal Sudah 90% Proses Renovasi, Sedikit Regresi Akibat Pandemi Covid-19- “Tapi Jumlah orang yang tidak menyelesaikan kajian akibat pengurangan pukul 12.000 WIB sebanyak 1.143 spesimen, ‚ÄĚkata Achmad Yurianto di BNPB yang disiarkan pada Rabu (27/5/2020).

Jadi, kata Achmad Yurianto, total spesimen Iksus yang diperoleh dari 342.466 spesimen

“Pemeriksaan spesimen dilakukan dengan dua cara, katanya. : “Metode pertama adalah reaksi berantai polimerase waktu nyata (PCR). Cara kedua adalah rapid molecular testing (MTC) “.

Baca: Penggunaan gadget akan meningkat saat pandemi. Saran cara menjaga kesehatan mata:

Menurut review ini, jumlah kasus di Indonesia semakin meningkat Sekitar 609 penderita positif corona

“Covid-19 bisa mendiagnosis hingga 609 orang, sehingga sudah terkonfirmasi 27.549 kasus positif. “Kata Yuri.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live