Selama pandemi Covid-19, pemuda Idul Adha hidup berdampingan dengan usia 45 tahun ke atas

Jakarta, Kelompok kerja penanganan COVID-19 TRIBUNNEWS.COM-COVID-19 mengimbau masyarakat, terutama kaum muda, untuk menghindari berkumpul atau melakukan kontak fisik dengan lansia yang rentan pada saat perayaan Idul Adha 1441.

Wiku kemudian menjelaskan mengapa kelompok kerja menelepon. Profesor Wiku Adisasmito, juru bicara Covid-19 Working Group, pada konferensi pers Graha BNPB (30 Juli 2020).

Di saat yang sama, Wiku mengatakan bahwa dalam kelompok kerja Covid-19, jumlah kematian akibat Covid-19 meningkat. Mereka yang berusia di atas 45 tahun, angkanya 78%.

Baca: Cluster Covid-19 Baru, RW 05 Vijaya Kusuma Warga Jakarta Barat Dilarang Melaksanakan Sholat Idul Fitri di Jemaat

Baca: Satu Minggu Beroperasi di Patuh Jaya 2020, 15.000 kendaraan menerima tiket— “Ini adalah usia yang rentan, nama seseorang yang mungkin berusia di atas 45 tahun,” kata Wiku.

“Ini menunjukkan bahwa kami sangat berhati-hati, katanya, terutama kaum muda yang berpotensi sangat positif, dan mereka yang berusia di atas 45 tahun memiliki angka kematian yang tinggi.” -Wiku juga mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Direktur Jenderal Dr Tedros Adhanom berbicara tentang bepergian selama pandemi Covid-19.

“Berwisata saat pandemi korona ibarat keputusan hidup mati. Ia menyimpulkan ini informasi internasional dan tidak terbatas pada kepentingan Indonesia, sehingga Indonesia perlu memperhatikan informasi tersebut, terutama dalam rangka Idul Adha.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live