MUI merilis panduan doa Fatwa dalam pandemi Covid-19

Pelaporan oleh reporter Tribunnews.com Reza Deni-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komite Fatima Dewan Ulimas Indonesia (MUI) telah menerbitkan Fatawa, dengan penerapan Idul Fitri selama virus koroner atau pandemi Covid Terkait doa -19 .

Dalam Fatawa No. 28 tahun 2020, doa untuk Idul Fitri dapat dilakukan di rumah dalam keadaan tertentu.

Baca: Jusuf Kalla: Indonesia harus berkontribusi pada pengobatan Covid-19 oleh para ilmuwan.

Ada empat poin utama untuk melakukan sholat Idul Fitri di Fatwa MUI.

“Jika umat Islam berada di bawah kendali pada 1 Shawwal 1441 H dalam Covid-19, salah satunya ditandai dengan angka yang lewat, menunjukkan tren penurunan dan kebijakan kegiatan sosial yang fleksibel, MUI Fatwa No. 28, Sekretaris Komite Fatwa MUI Asrorun Niam mengkonfirmasi Fatwa MUI No. 28 pada hari Rabu (Tribunnews), yang merupakan awal dari sholat Idul Fitri, acara ini dilakukan di antara para ahli, orang-orang yang dipercaya dan dipercaya. / 13/2020) Tentang poin kedua , MUI mengatakan bahwa jika umat Islam berada di daerah yang dikontrol atau daerah tanpa Covid-19, wilayah ini tidak akan menyebar (beri tahu kami bahwa di daerah pedesaan yang homogen atau perumahan terbatas, tidak ada Muslim yang terpengaruh oleh Covid-19 dan tidak ada yang masuk atau keluar. ), dapat berkumpul di tanah / masjid / Musharara / tempat lain untuk berdoa untuk Idul Fitri .

“Sarat Idul Fitri dapat diadakan di rumah dengan anggota keluarga atau sendirian (pria) jika terletak di Covid- 19 daerah yang tidak terkendali harus mengatakan: “Poin ketiga MUI Fatwa.

Akhirnya, sholat Idul Fitri di masjid dan rumah harus terus menerapkan perjanjian kesehatan dan mencegah penyebaran potensial. — -Baca: Demokrat: Setelah BPJS menyumbang, semakin banyak orang

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live