Menteri Agama mengeluarkan pedoman kegiatan di gereja-gereja di bawah normal baru, ini tanggapan KWI

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menanggapi Pemberitahuan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Normal Baru. Dan ruang komite kepercayaan. Heri Wibowo mengatakan, pihaknya sedang mengkaji surat edaran tersebut dengan cermat. Lume berkata: “Kami telah mempelajarinya dengan cermat dan berterima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya. Pemerintah telah bekerja keras untuk mempromosikan iman dan ibadah semua orang.” Tribunnews.com dan Heri pada Minggu (31 Mei 2020) kontak. –R M. Heri menuturkan, dalam situasi saat ini, prinsip beribadah adalah memperhatikan disiplin perjanjian kesehatan yang berlaku dan peraturan pemerintah. Ia mengatakan: “Oleh karena itu, kami berharap hal ini akan semakin memperkuat keimanan kami kepada Tuhan dan cinta kepada sesama, guna mencapai kesejahteraan jasmani dan rohani bersama.”

Baca: Satgas Covid-19 bernama gerakan ekonomi Standar baru no

di sisi lain, Rm. Heri berharap ibadah sebagai ekspresi dan perwujudan keimanan harus mengikuti asas musyawarah dan dialog antara pemerintah dengan Kongres Agama dan Keyakinan dan pihak terkait. Dia berkata,

Dengan cara ini, ibadah dapat dilakukan untuk menemukan langkah terbaik bagi keselamatan dan kebaikan semua dan semua ciptaan. Ia menekankan: “Jadikan bumi sebagai rumah bersama, dan semakin menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan untuk hidup bersama”. Ciptakan masyarakat Covid yang produktif dan aman selama pandemi.

Pengumuman No. 15 tahun 2020 memandu kegiatan keagamaan di tempat ibadah di bawah normal baru atau normal baru.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live