Ketua: Kelompok Kerja Covid-19 Regional Center belum dibubarkan

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Presiden Jokowi telah membentuk panitia pengarah baru untuk memastikan Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berjalan normal guna mencegah penyebaran Covid-19. -Jokowi juga mencontohkan, pembentukan panitia tidak serta merta membubarkan Pokja Covid-19. .

Baca: Jokowi: Sebelum Dapat Vaksin Covid-19, Pertanda Krisis Kesehatan Harus Ditegaskan- “Jadi, saya harus tegaskan bahwa Pokja Covid-19 belum bubar, tidak, apakah di pusat. Di kawasan itu, semuanya harus terus bekerja keras, “kata Chokovi.

Presiden juga meminta anggota kabinetnya, termasuk komite yang bertanggung jawab atas Covid-19 dan pemulihan ekonomi negara, untuk sibuk menanggapi krisis. Menghadapi pandemi Covid-19.

Konten manajemen pandemi Covid-19 telah menghilang atau memudar.

“Saya berharap setiap posisi BNPB di pusat, daerah, dan panitia terlihat sibuk dimana-mana, dan ada lingkaran krisis dimana-mana.” Menurut Jokowi, Covid- 19 Epidemi belum berakhir. Bahkan secara global, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat menjadi 15,8 juta dengan angka kematian 640.000.

Di banyak negara jumlah kasus positif sudah melebihi 1 juta, misalnya di Amerika Serikat mencapai 4,2 juta kasus. Chokovi mengatakan di Brazil ada 2,3 juta kasus dan di India ada 1,4 juta kasus.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live