Pemerintah secara resmi mematok harga tertinggi untuk pengujian swab kapas independen sebesar Rp 900.000

Dilansir dari Tribunnews.com reporter Rina Ayu-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah secara resmi mengumumkan batas maksimal tes usap Covid-19 secara mandiri yang dilakukan oleh komunitas Rp. 900.000 .

Penghargaan ini merupakan kesepakatan yang diperoleh Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) setelah melakukan investigasi dan analisis terhadap banyak institusi medis.

Baca: Usai Ujian, Usap Ayu Ting Ting Hanya Aktif di Rumah, Eko Patrio Berharap Sehat Selamanya- “Kemenkes kita dan tim BPKP sudah sepakat bahwa kita akan batasi kecepatan swab dan ujian mandiri. Biayanya yang bisa dilaporkan ke masyarakat 900.000 rupee, ”kata Plt. Pada bulan Maret, Direktur Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, H. Abdul Kadir, PHD, Profesor THT-KL (K) menyiarkan jumpa pers Jumat lalu (02/10/2020) di kanal Youtube Kementerian Kesehatan. Real-time PCR .

“Jadi, kedua komponen ini berjumlah 900.000,” ujarnya. Jelaskan bahwa harga berasal dari layanan, bahan, dan biaya pengujian terkait.

Membaca: Memilih Tidak Muncul di TV dan Mengikuti Tes Ab, Apa yang Terjadi dengan Ayu Tingting?

Layanan dihitung dari biaya layanan, dokter mikrobiologi klinis, layanan tenaga kerja ekstraksi, layanan pengambilan sampel dan layanan personel ATLM.

– Kedua, dalam hal komponen, hitung biaya bahan sekali pakai seperti alat pelindung diri level 3, harga reagen, harga ekstraksi, dan harga PCR.

Ini termasuk biaya listrik, air, telepon, pemeliharaan peralatan, penyusutan peralatan, dan pengelolaan limbah.

“Bagian terakhir yang kami masukkan adalah biaya administrasi yaitu biaya pendaftaran dan biaya pengiriman,” kata Abdul Kadir. Abdul berkata: “Sore ini, kami meminta semua institusi medis di provinsi, daerah dan kota untuk mengawasi institusi layanan medis dengan memungut harga tertinggi swab obat atau pemeriksaan PCR real-time.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live