Mendapat penghargaan vaksin Corona pada awal tahun 2021, namun dapat digunakan secara gratis bagi peserta BPJS Kesehatan. . .

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 dan Direktur Eksekutif Komite Manajemen Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memperkenalkan rencana vaksinasi massal vaksin Covid-19 untuk seluruh WNI. Nantinya, 19 vaksin akan dibagikan kepada masyarakat baik dalam bentuk gratis maupun berbayar.

Erick mengatakan, vaksin gratis akan diberikan kepada masyarakat yang terdaftar di BPJS Kesehatan secara gratis. Di awal 2021.

“Vaksin yang dibiayai pemerintah ini dibiayai dari APBN dengan menggunakan data BPJS Kesehatan. Vaksin skala besar akan diberikan gratis awal tahun depan. Oleh karena itu bagi yang mendaftar ke BPJS Kesehatan akan mendapat vaksin gratis,” kata Eric di Zhou Empat (27/8/2020) mengatakan pada sidang Panitia IX DPR RI tentang penanganan Covid19 di gedung DPR RI Peluang Kerjasama dengan Bill Gates-Baca: China-Kanada Kerjasama vaksin Covid-19 berakhir, bukan karena hubungan yang menghangat-Rencana kedua adalah menggunakan vaksin mandiri, yakni masyarakat yang bukan peserta BPJS sehat. Menurut Eric, mereka bisa membeli sendiri vaksin tersebut.

“Kami juga menyarankan agar jika memungkinkan masyarakat dapat membeli vaksin secara mandiri bagi yang mampu. Oleh karena itu, ia menyatakan kandungan yang tercatat di BPJS Kesehatan adalah gratis, namun tingkat daya belinya harus mandiri. -Erick menyatakan, proposal vaksinasi mandiri ini muncul karena keterbatasan kemampuan keuangan pemerintah. Pendapatan seperti apa yang dianggap mampu sehingga bisa melaksanakan vaksinasi mandiri.

” Selama ini permintaan kita terhadap APBN juga terus memperburuk defisit anggaran, jika kita lihat dari data ekonomi, lanjutnya. Bagi mereka sendiri, perpajakan nasional sangat rapuh.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live