Polisi Papua Bantah Narapidana Aktif dalam Penjara Corona

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA-Humas Polda Papua Kombes AM Kamal membantah pemberitaan yang beredar di media sosial dan media online bahwa puluhan narapidana Polda Papua dinyatakan positif Covid -19. Kamal mengatakan dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2020): “Untuk Covid-19 tentu bukan real atau scam.”

Menurut keterangan Kapolda Papua Kombel Pol Drg, lanjut Kamal Kata. Agustinus Mulyono Hardi (Agustinus Mulyono Hardi) melakukan uji cepat terhadap pendarat dan menemukan 4 narapidana yang dinyatakan tanggap.

Baca: Pada 30 Mei, Kabar Terkini dari Rumah Sakit Pulau Koliang: 10 Lebih Pasien Positif Covid-19 – Selain itu, uji PCR dilakukan terhadap keempat narapidana, dan hasilnya dinyatakan negatif.

Kini, keempat narapidana tersebut telah kembali ke penjara dari Polda Papua untuk proses hukum. Baca: Sufmi Dasco Optimis “Normal Baru” Bisa Berhasil- “Dia menegaskan tidak ada narapidana polisi yang positif Covid-19 di Papua, dan semua tahanan dalam kondisi sehat fisik dan mental.” – Kamal menjelaskan Bid Dokkes Polda Papua Selain pemeriksaan kesehatan para narapidana, tes cepat dilakukan terhadap para sipir yang ditahan, dan hasilnya negatif untuk Covid-19.

Pihaknya sudah meminta semua media untuk mengklarifikasi kepada pejabat yang berwenang sebelum menerbitkan berita apapun di medianya masing-masing, agar hal ini tidak terjadi, saya menyuarakan di masyarakat.

“Kami juga menghimbau agar semua orang tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak jelas. Masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial,” bela dia.

Logo Bazoka (Logo Bazoka), mantan Ketua Politbiro ULMWP (United Liberation Movement for West Papua), mengatakan dalam pernyataannya bahwa puluhan tahanan polisi Papua di Jayapura adalah campuran. Mereka yang positif virus corona dan yang positif virus corona. Bukan itu.

Bahkan para narapidana yang dirawat di rumah sakit dan para claré yang pulih dari virus corona dibawa ke pusat penahanan bersama narapidana lainnya.

Hasil tes darah dan tes pertukaran, hasil tesnya positif. Corona, tetapi tidak diisolasi dari sekitar 90 narapidana lainnya.

– Kamal menjawab bahwa Logo Bazoka, simpatisan ULMWP, terus menimbulkan dan menyebarkan berita atau informasi yang menimbulkan kepanikan di antara para narapidana, keluarga dan komunitasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live