Tidak yakin kapan korona berakhir, Jokowi meminta daerah untuk mempersiapkan adegan-adegan ringan, sedang hingga berat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepala daerah untuk mengambil tindakan balasan sebagai tanggapan terhadap pandemi virus koroner (Covid-19).

Langkah-langkah persiapan juga harus menghitung berbagai kemungkinan. Alasannya adalah bahwa Jokowi menyebutkan bahwa akhir dari epidemi virus korona tidak pasti.

Faktanya, banyak negara menghadapi gelombang kedua dari transmisi coronavirus.

Baca: Dark Travel mengarahkan pelancong ke Jakarta dan mencari calon penumpang melalui Facebook

Presiden Jokovi mengusulkan ini pada pembukaan Konferensi Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2020 melalui siaran konferensi video pada hari Kamis Proposal (30/4/2020) .

“Kita harus siap menghadapi situasi yang lebih ringan, sedang, dan lebih parah,” kata Jokowi. .

Baca: Minta publik untuk mengubah anggaran nasional 2020

“Setiap pakar memiliki pandangan berbeda tentang pandemi Covid-19. Beberapa negara maju yang semula diklaim telah pulih sebenarnya mengalami gelombang kedua. , “Dia menambahkan.

Baca: Kedutaan Besar Indonesia di Panama memberikan bantuan dasar kepada orang Indonesia yang ditempatkan di Panama Covid-19.

Kepala negara percaya bahwa kunci untuk berhasil menghilangkan epidemi korona adalah disiplin, kecepatan dan tindakan yang baik.

Selain itu, rencana Jokowi harus lintas departemen dan lengkap. Termasuk departemen terendah.

“Dalam keadaan yang berbeda ini, kami sedang mengembangkan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak pada kesehatan dan dampak pada ekonomi. Pada saat yang sama, mempersiapkan langkah-langkah pemulihan, langkah-langkah pemulihan.” Kita sudah dapat mengendalikannya , “Kata Joe Covey.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live