Juru bicara kelompok kerja: Kantor pemerintah dan swasta masih lalai dalam menerapkan perjanjian kesehatan Covid-19

Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM report-juru bicara kelompok kerja pengobatan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan banyak institusi medis yang menerapkan kesepakatan kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 .

Menurut Wiku Konon ini termasuk kantor instansi pemerintah, seperti terlihat dari banyaknya pejabat yang terpapar Covid-19. Peninjauan Covid-19 akan dilakukan pada Selasa (22/9/2020) melalui program YouTube Sekretariat Presiden.

“Banyaknya kasus yang ditemukan di perkantoran dan pabrik serta beberapa pejabat negara yang dinyatakan positif Covid, Wiku mengatakan:” 19 membuktikan bahwa implementasi perjanjian kesehatan masih lalai. “— Baca: Bupati Berau Muharram Meninggal Dunia Akibat Covid -19, dan Salah Seorang Komandan DPRD Kaltim kaget-karenanya, kata Wiku, kini saatnya setiap pejabat pemerintah melakukan evaluasi dengan instansi swasta.

Oleh karena itu, jika penularan Covi masih ditemukan pada H-19, berarti program pencegahan Covid-19 harus ditingkatkan.

“Kita harus segera melakukan penilaian, kata Wiku.

Selain itu, Wiku mendorong semua instansi pemerintah di sektor swasta untuk melakukan inspeksi mandiri rutin terhadap pekerja. .

Alasannya adalah pembukaan ini sangat penting untuk pelacakan atau pelacakan kontak.

“Sehingga kami dapat mendeteksi dan mencegah penularan dari manusia ke manusia,” jelas Wiku.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live