Pemerintah mencari IDI untuk uji korona skala besar

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Ketua Kelompok Kerja Pemrosesan Akselerasi Corona Doni Monardo mengatakan bahwa pengujian Covid-19 skala besar terbatas karena kurangnya sumber daya, termasuk laboratorium dan staf medis belum mencapai keadaan optimal. — Oleh karena itu, pemerintah akan mencari bantuan dari Asosiasi Dokter Medis Indonesia (IDI) untuk tes skala besar.

Baca: Ada dua alternatif untuk perayaan Idul Fitri antara Juli atau Desember

“Sejauh ini, kendala adalah bahwa sumber daya masing-masing laboratorium tidak optimal, dan staf masih Oleh karena itu, kelompok kerja pusat meminta bantuan PB IDI, dan meminta semua IDI daerah untuk memberikan bantuan dan dukungan untuk membuat tes skala besar ini menjadi keadaan terbaik. Pembatasan sosial skala besar diadakan pada Senin (5/4/2020) Konferensi video setelah pertemuan evaluasi. Doni membawa bola ke masyarakat sesuai dengan instruksi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan berpartisipasi dalam permainan.

Baca: Di Jakarta, sebanyak 55 positif Mencapai 4.472 pasien dengan virus Corona-Doni mengatakan bahwa sekitar satu juta reagen akan digunakan untuk pengujian Corona minggu ini.-Satu juta reagen diharapkan akan digunakan di 59 laboratorium Pengujian skala. “Sehubungan dengan pengujian sampel, yaitu pengujian, tim membawa 420.000 reagen PCR, dan tadi malam 500.000 VTM dan RNA tiba, jadi kami berharap bahwa akan ada 1 juta reagen minggu ini. “Oleh karena itu, ekstrak VTM dan RNA diinstruksikan oleh Presiden untuk menggunakan 59 laboratorium untuk pengujian skala besar, dan kita dapat melakukannya dengan cara yang lebih baik,” pungkasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live