MUI DKI menerbitkan fatwa, memperbolehkan shalat Jumat digelar dua

Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Majelis Ulama Jakarta (MUI) Jakarta, Indonesia, merilis Fatwa No. 05 tahun 2020, melibatkan hari Jumat saat pandemi Covid-19 Berdoa untuk hukum dan pedoman. — MUI Jakarta dalam fatwanya memperbolehkan umat Islam di Ibukota untuk melaksanakan shalat Jumat dalam dua shift atau dua gelombang di masjid dengan gelombang dan dakwah yang berbeda.

Mengingat virus corona masih menjadi ancaman bagi kehidupan warga.

Kebijakan perjanjian sanitasi juga membuat masjid DKI Jakarta tidak bisa menampung seluruh shalat Jumat. Tidak cukup untuk menampung jamaah.

Baca: Lia Ladysta Akan Diinspeksi Polisi Atas Laporan Syahrini 2019

“Kami Gelar Ijtima’Ulama di MUI DKI dan Keluarkan Perintah Fatwa Seandainya Halat Pandemi Jumat Nanda Khairiyah, Menteri Penerangan dan Komunikasi MUI DKI, dalam konfirmasi Rabu (3 Juni 2020): MUI Pusat mengacu pada rujukan Fatwa / Munas VI / MUI / 2000 Nomor 5 yang melaksanakan shalat Jumat 2 gelombang.

Menurut MUI DKI, Fatwa Larang Sholat Jum’at Dua Gelombang yang menjadi acuan Fatwa MUI Pusat dirilis pada 2000. Kondisi seperti darurat Covid-19 .— Bacaan: Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk menerapkan Corona Protocol untuk kesadaran diri, bukan karena diawasi-Jakarta, menurut hasil Ijtima, kemarin (Selasa) (6/2/2020) ditetapkan bahwa Fatwa MUI ‘pada virus menular Dokumen untuk ibadah di populer.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live