Warga diambil dari Rumah Sakit Walisongo dan dipaksa ke institusi PDP sebulan kemudian untuk mengkonfirmasi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK-T (35) adalah warga daerah Balongpganggang, Gresik, dan menurut hasil tes swab dikonfirmasi bahwa Covid-19 positif.

Dia adalah salah satu dari mereka yang secara paksa mengangkut mayat. Covid-19 Pengawasan Pasien (PDP). Selasa lalu (9/6/2020) di Rumah Sakit Walisongo di Balongpanggang.

Drg Saifudin Ghozali, kepala Layanan Kesehatan Gresik, mengatakan bahwa banyak orang di desa Pacuh menerima inspeksi cepat. Saat itu, mereka membawa badan utama PDP atas nama Rusmiani. Beberapa orang tidak responsif. Ghozali tidak ingat jumlah mayat PDP yang dilakukan melalui tes cepat. “Swabnya positif positif-19.” Seseorang yang membawa jenazah PDP beberapa waktu lalu, “” katanya, Minggu. (5/7/2020) .

Karena tes cepat dilakukan dua kali, hasil swab baru dirilis selama hampir sebulan.

Orang yang juga juru bicara kelompok kerja akselerasi dan manipulasi Covid-19 mengatakan bahwa dia masih menunggu hasil swab dari beberapa orang. Dia berkata: “Kami masih menunggu hasil swab.”

Dr. Eko Hariyanto, kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Balongpanggang, mengkonfirmasi apakah ada yang mengkonfirmasi bahwa Covid-19 adalah pembawa wajib Covid-19.

Baca: Alasan penganiayaan terhadap COVID-19 pasien Menganiaya tubuh staf medis: penanganan masalah

Baca: Tubuh paksa Covid-19, keluarga juga melukai staf medis, perawatan pihak rumah sakit Mengganggu mereka

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live