Bea Cukai Ambon turut serta dalam pembahasan tantangan ekspor Provinsi Maluku

TRIBUNNEWS.COM-Tim Percepatan Ekspor Maluku mengadakan rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Asisten III Maluku dan Ketua Tim Percepatan Ekspor. Tim tersebut beranggotakan Direktur Biro Transportasi Provinsi Maluku, Pengawas dan Pengawas Industri. Perdagangan Provinsi Maluku, Pengawas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Kantor Bea dan Cukai Le Ambon, dan Perusahaan General Lion Ambon dan eksportir PT. Peduli Laut Maluku.

Dalam pembahasan pada pertemuan tersebut, pertemuan sepakat bahwa Kelompok Promosi Ekspor Maluku selalu memperhatikan eksportir dan calon eksportir dengan memberikan pelayanan yang terbaik, serta berkomitmen untuk menjaga stabilitas kegiatan ekspor . Menurut data Januari 2020 hingga 4 Juni 2020, masalah pengurangan jadwal penerbangan dari Ambon ke Jakarta sudah tidak relevan lagi dan segera diselesaikan.Masalahnya mulai Januari 2020 hingga 4 Juni 2020 terpecahkan. Nilai tukar yang terdaftar dari dokumen-dokumen ini adalah US $ 1.509.618,16, dimana produk perikanan, termasuk retribusi, masih mendominasi. Tuna utuh, rajungan, dan karapu hidup masih memiliki potensi besar untuk hasil sumber daya alam, terutama hasil perikanan dan hasil laut yang hasil produksinya dapat terus meningkat untuk ekspor. — Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Bea dan Cukai Saut Mulia Ambon menyampaikan beberapa saran strategis: “Kami berharap tim dapat mempercepat kecepatan ekspor, dan mempertimbangkan bagaimana alat angkut (pesawat) secara teratur mengangkut barang ekspor, Saut. ( *) mengatakan bahwa pengembangan produk ekspor perikanan secara berkelanjutan telah meningkatkan kemampuan nelayan dan pabrik dalam menangkap ikan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live