Undang-Undang Bea Cukai Semarang tentang Moda Angkutan Rokok Ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Semarang terus menjalankan fungsi pengawasannya dengan menindak peredaran rokok ilegal berupa Produk Tembakau yang belum dicap cukai untuk memberantas perilaku tersebut. Operasi berlangsung pada Sabtu (06/06/2020) pukul 04.00 WIB sd 05.00 WIB di rest area Jatingaleh-Krapyak di Gaya Gumkul Kota Semarang.Pengoperasian dilakukan dengan mencegat jenis truk Mitsubishi. Colt diesel FE74HDV (4×2) MBRG / L berwarna kuning, dan alarmnya AA-1959-DE. Di dalam mobil ditemukan 100 boks berisi 1.600.000 sigaret kretek dari perangko barang konsumsi mesin (BKC) (SKM) tembakau (HT) tanpa cukai. Harga cukai yang dibayarkan untuk rokok merek “EURO GOLD” adalah Rp 616.000.000, Pajak rokok sebesar Rp61.600.000, dan potensi kerugian negara sebesar Rp677.600. 000 Rp. Pabean Semarang dan pengawasan rokok ilegal di luar Jawa Tengah, Bea Cukai DI dan Bea Cukai Yogyakarta.

Tim Penegak Hukum dan Bea Cukai Semarang serta Tim Investigasi Bea dan Cukai Jawa Tengah serta tim DI Yogyakarta juga berkoordinasi untuk menindak Bea Cukai Semarang. WIB menghentikan pengecekan kendaraan dengan rokok ilegal pada pukul 03.00 dini hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan rokok ilegal, dan sopir serta sopir truk tersebut diinterogasi karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 (Tentang Hak Pajak Konsumsi) yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007.

Guna menindaklanjuti penindakan, tim Divisi Penyelidikan dan Operasi Bea Cukai Semarang sedang mengumpulkan barang bukti dan melakukan penelitian lebih lanjut oleh pemeriksa. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live