Bea Cukai online menerima persyaratan GST untuk PT Angkasa Pura Logistik Yogyakarta

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Yogyakarta memperoleh penawaran pengelolaan tempat penyimpanan sementara (TPS) online dari TP Angkasa Pura Logistik Yogyakarta di Terminal Kargo Internasional Bandara Internasional Yogyakarta. Yogyakarta (Angkasa Pura) dalam sambutannya, Rabu (06/03), meminta Bea Cukai Yogyakarta menguji penerapan TPS Online.

Kepala Bea Cukai Yogyakarta di Yogyakarta (Hengky Aritonang) mengatakan bahwa proses penerapan sistem online TPS mencakup semua jenis kegiatan keluar masuk barang impor dan ekspor, dan akan memakan waktu 2 bulan terhitung sejak tanggal dikeluarkannya keputusan tersebut.

Selain itu, Hengky juga mengungkapkan bahwa TPS Online harus digunakan untuk kelancaran arus barang di Yogyakarta.

“Ini awal yang baik untuk mematuhi peraturan kepabeanan dan kepastian serta pengelolaan likuiditas logistik di Yogyakarta. Sebagai bandara baru, YIA saat ini memiliki struktur dan infrastruktur baru,” tegasnya.

Sistem TPS Online adalah sistem pertukaran data elektronik antara bea cukai dan TPS, digunakan untuk mengimpor dan mengekspor barang ke TPS dan fungsi manajemen lainnya, termasuk layanan untuk mendorong pengawasan dan mempercepat impor dan ekspor barang.

Dasar hukum GST online ini adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 23 / PMK.04 / 2015 tentang Daerah Pabean dan Tempat Penyimpanan Sementara, serta Peraturan Direktur Jenderal Pajak Bea dan Konsumsi tentang Tata Cara Penetapan Daerah Pabean dan Daerah Sementara. Penyimpanan No. PER-6 / BC / 2015, pemindahan lokasi penyimpanan ke penyimpanan sementara dan dikenakan sanksi. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live