Perdagangan rokok ilegal, tekanan bea dan cukai telah menghancurkan jutaan rokok ilegal di provinsi Aceh dan Probingo

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai menghancurkan jutaan rokok ilegal di Aceh dan Probolinggo.

Pada Kamis (27/08), pihak bea cukai Aceh memusnahkan lebih dari 3,4 juta batang rokok ilegal. Patut disebutkan bahwa Bea Cukai Meulaboh membebaskan 866.746 batang rokok ilegal pada saat yang bersamaan.

Bersamaan dengan itu, di wilayah Jawa, bea cukai Probolinggo membebaskan 506.443 batang rokok ilegal pada Selasa (25/08). Cukai Aceh Safuadi mengungkapkan bahwa karyawannya saat ini menghancurkan 3.489.726 batang rokok ilegal. Safoadi mengatakan: “Diperkirakan nilainya lebih dari 3,3 miliar rupiah, dan potensi kerugian negara di departemen perpajakan mencapai 1,6 miliar rupiah.” – Safoadi mengatakan dalam jumpa pers: “Rokok ilegal yang dimusnahkan kali ini adalah rokok impor. Tidak ada stempel pajak konsumsi lokal, maupun rokok dengan stempel pajak konsumsi palsu. Rokok ilegal tersebut merupakan hasil penuntutan oleh dinas pajak konsumsi. Selama tahun 2017-2020, tiga kantor bea cukai, yaitu Provinsi Aceh Bea Cukai, Bea Cukai Merabo, dan Bea Cukai Guararanga, Said Safoadi.-Rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil boikot oleh Provinsi Aceh. Satgas bea cukai melakukan patroli darat dan laut di Aceh .-Bea Cukai Aceh dan lima Kantor Pabean Aceh lainnya berlokasi di Sabang, Banda Aceh, Merab, Lhokseumawe dan Guararanga dengan menggunakan perangkat TNI-Polri, Pembro v, Pemkab, Pemkot. Dan instansi terkait agar secara sistematis menertibkan pertumbuhan dan penyebaran rokok ilegal di Aceh.

“Saya berharap peredaran rokok ilegal di provinsi ini akan berkurang,” kata Safoadi. Akhirnya pada tahun 2020 itu bisa dicapai. Angka penetrasi rokok ilegal mencapai target nasional 3% yang merupakan satuan kerja di daerah pabean. Aceh juga memusnahkan 866.746 batang rokok ilegal dengan total nilai 441 juta rupiah, dan potensi kerugian negara sebesar 325 juta rupiah. Muhammad Alim Fanani, Kepala Kantor Bea Cukai Murab, mengungkapkan rokok ilegal hasil peredaran rokok Gempur secara ilegal yang terjadi di Wilayah Pengawasan Pabean Murab. Kepala Kantor Pabean Probolinggo Andy Andi Hermawan mengatakan: “Nilai total barang-barang ini diperkirakan mencapai 499,7 juta rupiah. Potensi kerugian mencapai Rp 219,8 juta. “Sesuai dengan target Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, peredaran rokok ilegal akan berkurang menjadi sekitar 3%. Hal ini untuk mendukung pengembangan lingkungan industri dan komersial yang sehat, khususnya di Produk tembakau.

Pabean Probolinggo sangat mendukung pembangunan industri dan komersial yang legal atau resmi, serta mempercepat dan menginovasi komitmen pelayanan Probolinggo berdasarkan berbagai layanan.

“Dengan menerapkan tindakan pemusnahan ini, saya berharap dapat mengurangi Jumlah dealer dan cara yang disosialisasikan agar masyarakat tahu bahwa kami (bea cukai) akan menindak tegas setiap kegiatan ilegal. Dari segi pajak konsumsi, diharapkan mereka yang memiliki usaha rokok bisa mendapatkan izin. Yang legal person adalah NPPBKC, karena mudah untuk legal person sehingga tidak lagi menjual rokok ilegal ”, tutup Andy Hemawan. Berbagai kegiatan penindakan yang dilakukan oleh pihak bea cukai adalah untuk lebih memberantas peredaran rokok ilegal dan menghemat pajak nasional. Hak untuk menciptakan suasana usaha yang sehat bagi pengusaha yang memenuhi ketentuan pajak konsumsi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live