Pabean Yogya bekerja sama dengan BPOM untuk menyederhanakan pengisian formulir impor farmasi dan makanan

Yogyakarta TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Yogyakarta mengunjungi dan mengoordinasi Pusat Pengawasan Obat dan Makanan Yogyakarta (BBPOM) untuk menyederhanakan penyelesaian makanan dalam bentuk pemberitahuan impor untuk obat-obatan dan komoditas yang diangkut oleh perorangan (Rabu, 27/5/2020) .- — Hengky Aritonang, Direktur Jenderal Bea Cukai Yogyakarta, mengungkapkan bahwa Plemburan di Yogyakarta memiliki kantor pos dan kantor pos pabean. Dia mengatakan: “Maka bea cukai tidak hanya bertanggung jawab untuk impor barang ke provinsi DIY, tetapi juga mengelola paket yang dikirim ke Magelang Cilacap, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Purwokerto. Ini adalah wilayah yang luas.”

Baca: Bea Cukai Banyuwangi tidak memiliki puluhan ribu rokok ilegal di Bali – sejauh ini, calon penerima paket berisi makanan, obat-obatan atau suplemen harus mengisi formulir untuk mengimpor obat-obatan dan makanan melalui layanan transportasi untuk memberi tahu kepuasan. Kebutuhan pribadi-Formulir ini dapat dikirim melalui email atau dikirim oleh PT Pos Indonesia. Mengirim formulir melalui email tidak diragukan lagi cara yang mudah bagi calon penerima, sehingga tidak perlu pergi langsung ke kantor pos untuk menyerahkan dokumen. -Baca: Dari toko kelontong ke laptop, ini adalah sumbangan dari bea cukai untuk penduduk yang terkena dampak Covid-19-tetapi bea cukai Yogyakarta belum berinovasi dalam hal ini. Menurut hasil koordinasi antara Bejo dan POM Center di Yogyakarta, sekarang lebih mudah untuk mengisi formulir.

“Melalui layanan transportasi pribadi, pemberitahuan impor untuk obat-obatan dan makanan dapat diisi oleh calon penerima menggunakan tautan formulir Google, dan tanda tangan calon penerima akan diganti dengan ID foto,” Hengky Disimpulkan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live