Operasi BERSINAR di Jawa Tengah menghentikan penyelundupan 1.035 gram sabu

TRIBUNNEWS.COM-Saat darurat Covid-19, anggota Tim Aksi Bersinar dan Bea Cukai Tanjung Emas Kanwil Pabean Jateng dan Bea Cukai DI Yogyakarta dan Badan Reserse Narkoba Polda Jateng bekerja sama berupaya bersembunyi di sebuah peralatan dapur. Barang sembunyi dalam upaya menyelundupkan 1.035 gram sabu (sabu).

Anton Martin, Kepala Emas Bea Cukai Tanjong, mengungkapkan: “Kegagalan penyelundupan melalui transportasi merupakan sinergi di Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Tengah. Antara Polri dan Operasional PT Birotika Semesta. “- Kamis, 19 Maret 2020, sekitar pukul 12.00 WIB menangani kargo dari luar kawasan pabean menuju gudang penyimpanan sementara (TPS) perusahaan jasa ekspres (PJT) PT Copot pemasangan. Birotika Semesta melanjutkan pemasukan barang, dan hasil analisis petugas bea cukai Tanjung Emas terdapat dokumen mencurigakan dengan identitas pengirim barang. NA, alamat pengirimnya adalah Kuala Lumpur, Malaysia.

“Berdasarkan telaah dokumen, kami menemukan bahwa produk tersebut adalah” peralatan dapur dan suvenir “dan penerima barang berada di BA, Ungaran, Semarang. Berdasarkan hasil foto XRay, hal ini menambah kecurigaan masyarakat terhadap barang tersebut,” An Dong Mengatakan. Setelah membuka kemasannya, Birotika Semesta menemukan berbagai jenis peralatan dapur, kemudian menemukan kertas kado hitam di dalam barang tersebut, yang berisi kristal transparan yang disembunyikan di dalam kukusan listrik, kemudian menggunakan kit identifikasi narkotika ( NIK) memeriksanya lebih lanjut dan kemudian memeriksanya. Hasil pengujian sabu (sha) dari Laboratorium Bea Cukai Tanjung Emas positif.

Selain itu, koordinasi tim operasi gabungan BERSINAR juga menangkap penerima paket berinisial nama warga T (35). Kabupaten Semarang. Menurut Biro Narkotika, ini pertama kalinya T bekerja di sektor swasta melakukan percobaan penyelundupan ini. Untuk penyebaran obat terlarang di beberapa daerah di Jawa Tengah, dia dijanjikan hadiah sebesar Rp 2 juta. -Bukti juga diamankan: kartu bank digunakan secara eksklusif untuk transaksi dan ponsel yang digunakan oleh penulis untuk berkomunikasi melalui sistem panggilan WhatsApp. Menurut Pasal 112 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, penulis diancam dengan tuntutan pidana dan pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. Kata anton. Sementara itu, Direktur Riset Narkoba Polda Jateng Combus Pol Ignatius Agung Prasetto mengatakan, penangkapan tersebut sangat kritis karena diduga pengiriman narkoba merupakan bagian dari jaringan atau aliansi internasional. Arif Setijo Noegroho mengapresiasi salah satu hasil operasi BERSINAR yang rampung akhir bulan ini. ÔÇťOperasi BERSINAR merupakan rencana nasional yang diinisiasi oleh bea dan cukai. Kami bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional untuk memberantas International Drug Alliance. Katanya.

Di Humas DIY BC Jawa Tengah Dalam keterangannya, Arif menjelaskan, beberapa tindakan penegakan bea cukai masih akan diberlakukan secara nasional. Wallace.com. Juga akan ada dua larangan merokok tahun ini. “

Arif juga menjelaskan karena Wabah virus Covid-19 saat ini dalam keadaan darurat, sehingga pihaknya akan sangat berhati-hati dengan terpaan hasil gugatannya. Online, “pungkasnya. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live