Adat istiadat menyampaikan keinginannya kepada Pemprov Jabar melalui video conference

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai dan Bea Cukai Jabar terus berkolaborasi dan bekerja dengan gampang untuk memudahkan penanganan pandemi COVID-19. Kali ini terkait dengan industri. Bea Cukai Jabar telah menggelar video conference dengan Gubernur Jabar Reid Wan Kamil (Ridwan Kamil) dan ekonom industri membahas masalah yang akan muncul ketika pembatasan sosial skala besar (PSBB) diterapkan di Jawa Barat.

Pemerintah provinsi menghadiri acara yang diadakan pada hari Selasa 21/04 oleh Dinas Keuangan Jawa Barat, perwakilan dari Administrasi Bea Cukai Jawa Barat, perwakilan pengusaha AEO / MITA dan ketua asosiasi, seperti APKB, IEI, GPEI, API, APIKMI, EMINET, PUPUK dan APEI.

Bekerja sama dengan Ridwan Kamil, Gubernur Negara-negara Jawa Barat, kali ini fokus pada dampak Covid-19 terhadap aktivitas industri di Jawa Barat dan permasalahan selama periode tersebut. Implementasi PSBB di Jawa Barat dan solusi dari permasalahan tersebut.

Di saat yang sama, Saipullah Nasution, Kepala Biro Bea Cukai Jabar, mengungkapkan pihak Bea Cukai akan mendukung rencana pemerintah Jabar memerangi Covid-19 dan mendukung Pemprov Jabar. Sepra mengatakan: “Kepabeanan itu sendiri juga akan memastikan bahwa tugas dan fungsi kita dalam pelayanan dan pengawasan dinas bea dan pajak konsumsi berjalan normal, khususnya di Jawa Barat.” – Kami berharap PSBB dapat berjalan dengan normal dan industri khususnya Di Jawa Barat lah yang bisa kembali beroperasi normal. Ridwan Kamil mengumumkan, “Wabah Covid-19 adalah masalah yang biasa terjadi, dan jika semua faktor yang ada siap mengambil inisiatif, proaktif dan bekerja sama, maka dapat diselesaikan dengan cepat.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live