Bea Cukai Tempolakhan berhasil menyita 16 juta batang rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Tembol Rahan bekerja sama dengan Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Riau berhasil menyita 16,09 juta batang rokok ilegal yang dikemas dalam 1.609 boks sehingga dapat dikenakan pajak konsumsi sebesar Rp 7,56 miliar kepada negara.

Upaya menghentikannya Laju peredaran rokok ilegal berhasil dicapai melalui sinergi dengan instansi lain, yaitu Polsek Inhil dan Kodim Inhil. Di kawasan Sungai Dandan Kateman, Indragiri Hilir, pemadaman rokok tanpa stempel cukai dilakukan.

Direktur Bea Cukai Tembilahan Ari Wibawa Yusuf menjelaskan dalam jumpa pers, Rabu (15/7), kejadian itu bermula dari informasi publik yang diperoleh pejabatnya. Kawasan Dandan Besar merupakan pintu masuk rokok ilegal.

“Tim pengawas sedang sharing informasi dengan aparat penegak hukum dan memperkuat pengawasan, Sabtu (11/7) pukul 08.00 WIB siang,” ujarnya.

Usai mengidentifikasi pelaku, lanjut Ari, kemudian menyerahkan barang bukti ke pemeriksaan pabean Tembilahan bersama salah satu pelakunya.

“Kegiatan ini membuktikan keseriusan adat istiadat. Demi melindungi kepentingan nasional, kami akan berupaya mengurangi peredaran rokok ilegal, sehingga tercipta suasana usaha yang sehat dan adil bagi para pengusaha yang beroperasi secara legal. Sekaligus ini juga Ari menjelaskan, optimalisasi penerimaan pajak nasional dari sektor barang konsumsi membentuk postur APBN yang dapat diandalkan untuk mendanai pembangunan nasional.

Ia menambahkan, penerimaan pajak nasional dari rokok berkontribusi 25% yang sebagian digunakan untuk anggaran kesehatan. Khusus untuk rokok. Dana BPJS dan dana pengelolaan pencegahan COVID-19.

“Kita tahu selama latihan, penerimaan pajak negara untuk sektor barang konsumsi mencapai 172,33 miliar rupiah pada 2019. Ari mengatakan melalui transfer dana tersebut Dana daerah dan perdesaan untuk APBN telah meningkatkan infrastruktur, sarana kesehatan, pelayanan pendidikan dan pembangunan daerah yang sangat menguntungkan. Ia menyimpulkan: “Selain itu, sinergi antara bea cukai dan pajak konsumsi serta aparat penegak hukum lainnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk mengurangi peredaran rokok ilegal di masyarakat.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live