Optimalkan pelayanan, Bea Cukai Bogor memaksa 49 perusahaan menjadi daerah pabean mandiri

TRIBUNNEWS.COM-Seiring belum mereda pandemi COVID-19 dan pemerintah telah merumuskan kebijakan social distancing dan bekerja dari rumah, Bea Cukai Bogor terus mengedepankan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa, salah satunya hingga tahun 2020 Pada 1 April, 49 perusahaan tersebut akan menjadi Kawasan Berikat Mandiri (KB Mandiri).

Tatang Yuliono, Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, menjelaskan zona perlindungan diri merupakan fasilitas perpajakan yang memungkinkan KB memberikan pelayanan mandiri terkait bea cukai dan pajak konsumsi untuk bisnisnya.

“Memberikan layanan swalayan kawasan berikat yang berkualitas merupakan salah satu dari sekian layanan yang diberikan oleh pihak bea cukai untuk rebranding, katanya.

Karena manfaat dari swalayan sangat besar. Oleh karena itu, pihak bea cukai akan memiliki Seluruh kawasan berikat di Indonesia ditetapkan sebagai tujuan untuk mencapai kawasan berikat mandiri atau swalayan. -Perusahaan yang memenuhi syarat menjadi kantor KB mandiri tersebar di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi 19, Kota Depok 2 dan Kabupaten Chianzur 4 – Perusahaan yang bertekad menerima fasilitas keluarga berencana Perusahaan akan menunjuk karyawan sebagai liaison officer (LO) secara mandiri, melaksanakan model supervisi dan pelayanan secara mandiri. Proses pelayanan di perpustakaan terus berjalan dengan lancar. Bea Cukai Bogor selalu membuat panduan aplikasi KB mandiri melalui konferensi video, dan membuat jenis LO khusus untuk memberikan bantuan kepada LO masing-masing perusahaan KB independen. Gunakan obrolan grup online untuk mengumpulkan setiap Keluhan. 20 LO mandiri KB melakukan saran, saran, dan tukar pengalaman. Saya yakin penggunaan KB mandiri akan menguntungkan semua pihak. Tatang menyimpulkan: ‚ÄúDengan adanya kawasan berikat mandiri ini semoga bisa meningkatkan ekspor , Yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara. “(*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live