Jutaan rokok ilegal yang siap diedarkan berhasil dilindungi oleh bea cukai di dua kota tersebut

TRIBUNNEWS.COM-Beberapa wilayah di Pulau Sumatera kerap menjadi tujuan peredaran rokok ilegal yang membahayakan negara. Untuk menghapus peredaran rokok ilegal ini, bea cukai dan pajak konsumsi telah diberlakukan. Kali ini, Bea Cukai Sumatera Utara dan Bandar Lampung melakukan tindakan dan berhasil menghentikan jutaan rokok ilegal. Medan (Sabtu / 06/27). Kepala Dinas Penegakan Hukum dan Penyelidikan Kepabeanan Kanwil Sumut, Sodikin, mengungkapkan: “Melalui tindakan aparat gabungan, mereka mampu menyimpan 388 kotak rokok tanpa stempel. Pajak konsumsi. >>

Sodykin British Columbia Police Force Saat Kanwil Sumut mendapat informasi dari Kanwil Jateng di British Columbia perihal pengangkutan rokok ilegal lewat jalan Sumatera, mulai dilakukan operasi penangkapan.Para petugas berhasil menemukan truk berwarna merah yang diduga berisi rokok ilegal. – “Kemudian tim gabungan menghentikan truk dan setelah dilakukan pemeriksaan, tim menemukan ratusan kotak rokok tanpa pita cukai,” kata Sodikin.Lalu 388 kotak rokok, truk, telepon genggam dan alat komunikasi berupa tiga orang. Pelaku dibawa ke Kantor Pabean Sumatera Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah hasil pemeriksaan D’, 388 bungkus rokok tersebut berisi 1.522.000 batang rokok yang tidak ditempel di pita cukai berbagai merek.Kita tahu Rokok ini berasal dari Jepara dan dipasang di Palembang. Diperkirakan potensi kerusakan akibat penyelundupan ke dalam negeri mencapai 1,14 miliar rupiah. Ketiga pelaku tersebut terdiri dari berinisial dua laki-laki, T dan S, serta berinisial seorang perempuan. S diduga melanggar Pasal 54. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2007 tentang pajak konsumsi dapat mengenakan denda hingga 5 tahun dan / atau denda hingga 10 kali lipat dari nilai pajak konsumsi. Dua kali pemadaman berturut-turut terhadap rokok ilegal. Bandanan Direktur Administrasi Umum Kepabeanan Esti Wiyandari mengungkapkan: “Kami berhasil mengamankan dua truk berisi rokok ilegal yang masing-masing mengangkut 2,72 juta dan 1,296 juta batang rokok. Lokasinya adalah Desa Way Areng di Lampung Timur dan Bakauheni di Lampung Selatan. Perkiraan nilai rokok ilegal yang aman adalah Rp 4,1 miliar, dan potensi kerugian nasional yang dapat dihindari dalam penangkapan ini diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. “

Tentunya, keberhasilan tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan informasi publik serta sinergi antar berbagai instansi di Provinsi Lampung. Saya berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan dan tujuan bersama memerangi peredaran rokok ilegal dapat ditingkatkan. Mewujudkan Indonesia maju dan adat istiadat yang lebih baik. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live