Bea Cukai memberikan bantuan kepada tim intervensi Covid-19 dan rumah sakit

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai dan Bea Cukai bersinergi menyatukan dan mengatasi wabah Covid-19 dengan memberikan berbagai bantuan mulai dari fasilitasi perpajakan bagi pelaku komersial hingga bantuan substantif masyarakat yang luas. Bea Cukai Madura memberikan bantuan melalui kelompok kerja Covid-19 Kabupaten Pamekasan di Pendopo Kabupaten (Rabu 04/03/22) untuk membentuk paket berisi hand sanitizer, ethanol, pakaian kerja pelindung (APD), masker dan pelindung wajah.

Yanuar Calliandra, Cukai Madura, Kepala Bagian Tata Usaha Umum Adat, langsung menyerahkan lantai tersebut kepada Totok Hartono, Kabupaten Pamekasan. Mengingat Kabupaten Pamekasan merupakan zona merah dimana mahkota Madura tersebar, maka bantuan harus disalurkan langsung kepada yang membutuhkan. Totok mengucapkan terima kasih kepada Bea dan Cukai Madura yang telah menunjukkan kepedulian yang besar kepada warga Pamekasan yang terkena dampak. Penghubung jalur pipa. Saya berharap bantuan semacam ini bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, ”kata Yanuar.

Bea Cukai Makassar juga telah bersinergi sebagai langkah khusus penanganan Covid-19. Kantor Bea Cukai Makassar Penanggung jawab Eva Arifah Aliyah beserta jajaran Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan mendonasikan uang kepada RS Wahidin Sudirohusodo Makassar atas nama Kepala Dinas Bea dan Cukai Sulsel. — RS ini merupakan salah satu rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan, Kebersihan, dan merupakan rumah sakit terbesar penanganan Covid-19 di kawasan timur Indonesia.

Bantuan tersebut secara simbolis dilimpahkan oleh Sudarmanto yang menjabat sebagai Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut merupakan dukungan Kemenkeu kepada tenaga medis yang berjuang di garda terdepan penanggulangan Covid-19. Semoga dapat bermanfaat dan melindungi para pahlawan tenaga medis.

“Jadi kita Kementerian Keuangan se-Indonesia Rekan-rekan, mereka mengumpulkan sumbangan sesuai dengan portfolio plan penanganan bencana dan menyerahkannya kepada tenaga medis, ”ujar Eva. Dr. Khalid Saleh, Ph.D. PD-KKV, FINASIM, Bapak Kes menyampaikan apresiasi atas sumbangan tenaga medis tersebut. Said: “Bantuan seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh sistem kesehatan pegawai dalam menghadapi pandemi corona. “(*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live