Bea Cukai Yogyakarta menambahkan izin konsumsi bagi pengusaha pabrik tembakau

TRIBUNNEWS.COM-Pabean Yogyakarta telah menerbitkan nomor registrasi Pengusaha Barang Konsumsi (NPPBKC) sebagai pabrik pengusaha hasil tembakau olahan lainnya (HPTL) dan memberikan izin konsumen kepada CV Putera Bijaksana Sejahtera di Mantrilong, Yogyakarta. ) .

NPPBKC adalah izin penyelenggaraan Pabrik, Importir, Distributor, atau Pengusaha Pengecer (TPE).

Kepala Bea Cukai Kota Yogyakarta Hengky TP Aritonang mengatakan, sebelum NPPBKC diterbitkan, pejabat melakukan peninjauan lokasi perusahaan untuk mengetahui kelayakan dan kesiapan pengusaha untuk melakukan usaha.

Menurut komitmen bea cukai, pemeriksaan di tempat paling lama lima hari kerja setelah menerima aplikasi lengkap perusahaan. Dia mengatakan: “Kami melakukan pemeriksaan di lokasi CV Putera Bijaksana Sejahtera hanya tiga hari kerja setelah menerima permintaan.” Hanya dua hari setelah menerima berkas permintaan.

Meskipun komitmen pelayanan izin NPPBKC kontraktor pabrik tembakau adalah 3 hari kerja setelah dokumen (PMCK-6) diterima sepenuhnya dan memenuhi persyaratan. Henkey berkata: “Kami berkomitmen untuk dapat memberikan layanan dengan cepat dan mudah.” Kacang gila dan biji madu oatmeal. Isi kemasan tiap merek juga berbeda-beda, mulai dari 15ml, 30ml, 60ml hingga 100ml untuk tiap kemasan.

Ditambahkan Hengky, proses pengajuan NPPBKC ke bea cukai dapat diselesaikan dengan mudah, cepat, sederhana dan gratis. Ia menegaskan: “Proses mendapatkan NPPPBKC tidak membutuhkan biaya sepeser pun.”

Sebagai kemudahan hukum, bea cukai memberikan kemudahan perizinan, pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat, khususnya pengusaha. Dia menyimpulkan: “Kami berharap masyarakat dapat berkontribusi secara hukum untuk perpajakan nasional”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live