Bea Cukai mempromosikan pajak cukai etanol untuk mencegah Covid-19

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara instansi pemerintah dan swasta dinilai diperlukan untuk memutus rantai penularan Covid-19. Untuk itu, bea cukai memungut pajak konsumsi 20.000 liter etanol dari PT Etanol Ceria Abadi, dan Asosiasi Adi Husada Surabaya menggunakannya untuk keperluan sosial berupa hand sanitizer dan disinfektan. Bagian Dewan Bea dan Cukai Kediri Andyk Budi mengatakan pemerintah memberikan pelayanan bea dan cukai melalui bea cukai untuk mempercepat penanggulangan Covid-19, termasuk pembebasan cukai etanol untuk kepentingan sosial.

“Bebas pajak dia berikan PT 20.000 liter ethanol. Bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan tersebut digunakan oleh Asosiasi Adi Husada Surabaya, salah satu RS rujukan Covid-19,” ujarnya.

Andyk Said menambahkan, tata cara pemberian pembebasan cukai etanol mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (2019 Nomor 172) dan Peraturan Umum Kepabeanan Nomor 43 / B. C / 2017 .

“Jika diizinkan, mewajibkan” lembaga pemerintah untuk membebaskan pajak konsumsi atas etanol memerlukan surat perwakilan dari kepala lembaga yang menyatakan bahwa etanol hanya digunakan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, jika dilaksanakan oleh organisasi non-pemerintah Perlu adanya surat rekomendasi dari instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang penanggulangan bencana, ”ujarnya. — Andyk berharap pemerintah dan lembaga swasta dapat menggunakan fasilitas ini dengan benar, dengan tujuan mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live