Bea Cukai Sidoarjo membatalkan pengiriman jutaan rokok ilegal ke Sumatera

TRIBUNNEWS.COM-Dalam situasi dan kondisi di mana pemerintah dan masyarakat sedang memfokuskan upayanya untuk menanggulangi wabah Covid-19, masih ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencoba menyebarkan rokok secara ilegal di daerah lain. Namun, adat dan keinginan pajak konsumsi di Sidoarjo berhasil menggagalkan upaya tersebut. Melalui aksi tersebut, aparat kepolisian berhasil menyita 2,6 juta batang rokok ilegal.

Pantjoro Agoeng, Direktur Direktorat Bea Cukai Sidoarjo, mengungkapkan dalam operasi tersebut, petugas bea cukai Sidoarjo berhasil menurunkan truk pengangkut yang aman itu dari tol Varu Sidoarjo, dan sasarannya adalah Sumatera pada Sabtu. (04/11) WIB sekitar pukul 18.00.

“Ia menemukan ada 180 boks atau setara dengan 2.614.400 batang rokok, tanpa ada stempel pajak konsumsi, sehingga termasuk dalam kategori rokok ilegal,” ujarnya. Gugatan tersebut menjamin lebih dari 2 batang rokok ilegal, melebihi 6 miliar rupee, dan potensi kerugian total cukai yang belum dibayar ke negara melebihi 1,1 miliar rupee, ā€¯tambahnya. – Terkait hasil penuntutan, perluasan Sidoarjo dan layanan informasi kepabeanan bertanggung jawab. Menurut Niken Lestrie, meski dalam operasi Covid saat ini, upaya dan kerja bijak para petugas bea cukai akan selalu dipersiapkan dalam segala keadaan dan kondisi pandemi -19, yang membuktikan keseriusan dan keseriusan adat dalam memberantas aktivitas rokok ilegal. Komitmen. Sebagai wujud penegakan hukum di bidang pajak konsumsi .

Kedepannya, partisipasi masyarakat dan kesadaran hukum akan sangat penting dan diperlukan untuk mendukung kinerja kepabeanan, tidak hanya untuk menjamin hak finansial negara di bidang pajak konsumsi, tetapi juga untuk menciptakan suasana bisnis yang sehat. Undang-undang pajak konsumsi mempromosikan dan mengontrol konsumsi serta mengawasi sirkulasi BKC. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live