Bea Cukai Jawa Timur membongkar rokok ilegal empat kali berturut-turut

TRIBUNNEWS.COM-Setelah tiga agen pajak bea dan cukai memblokir transportasi rokok ilegal ke luar Jawa, kali ini Patroli Regional Kantor Bea Cukai Pertama Jawa Timur berhasil mengamankan peralatan di Sidoarjo Kandi pada hari Rabu Keamanan kendaraan komersial dengan rokok ilegal (14/4) adalah sekitar 1:30 pagi.

Mohammad Yatim, departemen hubungan masyarakat Jawa I di Kantor Pabean Timur, mengatakan penangkapan itu merupakan keberhasilan dari serangkaian penangkapan pabean. Penangkapan dimulai dengan informasi publik bahwa kendaraan yang membawa rokok ilegal telah melewati daerah Sidoarjo.

“Patroli segera mengambil tindakan dan memburu kendaraan yang mencurigakan. Penduduk setempat menghadapi perlawanan sementara mencegah kendaraan dari mengemudi, tetapi tim penegak hukum masih dapat mengendalikan situasi ini.” — Pada kendaraan, ditemukan 96 peluru atau 192.000 rokok ilegal dengan pajak konsumsi diperkirakan memiliki nilai total lebih dari 200 juta rupee. Pengemudi FS sebagai kontraktor akan dikenakan inspeksi ekstensif dan telah menyerahkan bukti ke kantor bea cukai Jawa Timur I. Untuk mengambil tindakan, pejabat mengeluarkan sertifikat eksekusi, meninjau laporan dan menyerahkan laporan.

Yatim, adat di Jawa Timur, menambahkan bahwa ia telah berhasil menghentikan kemungkinan hilangnya hak finansial nasional yang disebabkan oleh Rp. 200000000. Yatim mengatakan: “Menurut Pasal 54 dan / atau Pasal 56 UU Pajak Konsumsi, penulis dikenakan sanksi pidana dan dapat dihukum hingga 8 tahun penjara dan denda 10 kali lipat dari nilai pajak konsumsi yang harus dibayar.” — “Empat hari berturut-turut Penangkapan keempat, yang menunjukkan bahwa banyak partai politik menggunakan status dan kondisi pemerintah dan orang-orang saat ini fokus pada pengendalian epidemi Covid-19. “Kami dengan ini menegaskan kembali semua bea cukai” dalam hal apa pun dan dalam semua kondisi, departemen bea cukai Penegakan selalu konsisten, “kata Yatim. “Menjamin hak keuangan negara untuk sektor konsumen. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live