Sinergi bea cukai dan BPOM mengungkap peredaran kosmetik ilegal asal Malaysia

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Kaltim (Kalbagtim), Bea Cukai Tarakan dan Pandemi antara Lantamal XIII Tarakan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil menggagalkan pendistribusian melalui Kaltara Upaya kosmetik ilegal Malaysia. Model penjualan online.

Dalam jumpa pers yang digelar online pada Rabu (1/7), Rusman Hadi, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalbatim, mengungkapkan kronologis tindakan berawal dari sebuah wadah yang diduga berisi kosmetik. Memeriksa dia mengatakan: “Izin Distribusi (TIE) untuk Perairan Tarakan.” “Barang dikirim melalui pos jasa kurir (PJT) dan harus dikirim ke Tarakan, Samalinda dan Balikpapan.” Berdasarkan hasil pengiriman terkontrol, pada Rabu pertama (24/6) Samarinda ditemukan 3 komoditas, ditemukan 30 komoditas atau 3.019 kosmetik tanpa izin edar, dan ditemukan 8 tujuan pengiriman. Nilainya mencapai Rp.214.500.000 Rp. Pada Rabu (24/6) dan Senin (29/6) di Balikpapan, kami menemukan sebanyak 19 atau 2.273 kosmetik tanpa izin edar BPOM, dan yang dituju adalah sekali pengiriman, dengan nilai Rp 373.801.000. Ketiga, pada Rabu (1/7) di Talashman, ditemukan 9 item atau 3.061 dengan hanya satu tujuan pengiriman senilai Rp 244.388.000.

“Sebanyak 58 item atau 8.353 item dengan 10 tujuan pelayaran, kerugian nasional mencapai Rp 832.689.000,” kata Rusman. Diperoleh dari BPOM untuk studi lebih lanjut. Rothman mengatakan: “Penghapusan ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antar lembaga untuk mencegah masuknya barang ilegal ke masyarakat.” Sebagai informasi tambahan, ada tiga jenis obat dan makanan ilegal, yaitu no distribution license (TIE). Obat, obat tradisional, kosmetik, produk suplemen dan makanan dapat diedarkan di wilayah Indonesia tanpa izin terdaftar. –Produk palsu dan inferior, yaitu produksi obat-obatan dan makanan yang tidak diizinkan untuk diproduksi berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku, atau produksi obat-obatan dan makanan berlogo yang meniru obat lain dengan izin edar. Saluran ilegal (yaitu, obat yang dikonsumsi dengan resep dokter) dikelola dengan cara yang tidak sah. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live