Untuk menjaga arus barang impor dan mengantisipasi Covid-19, bea cukai mengajukan pengajuan SKA melalui email

TRIBUNNNEWS.COM-Guna memprediksi penggunaan fasilitas impor berupa tarif impor berdasarkan kesepakatan atau kesepakatan internasional (tarif preferensial) pasca pandemi virus Corona (Covid-19), pihak bea cukai telah menerbitkan direktur jenderal bea cukai pada tahun 2020. Surat Edaran SE-07 / BC / 2020 yang diterbitkan pada 30 Maret, serahkan asli asli (SKA) atau invoice declaration dalam bentuk fleksibel, yang harus diserahkan dan sekarang dapat dikirim melalui email. Sebelum ini, bea cukai juga mengumumkan kebijakan serupa tentang impor barang dari Tiongkok. Namun, dengan meluasnya dampak Covid-19 di hampir setiap negara di dunia (terutama negara mitra Indonesia), serta berkurangnya komunikasi tatap muka dan penerapan isolasi sosial, fleksibilitas ini meluas ke pengelolaan impor yang baik. Ketentuan ini berlaku untuk barang impor yang barang yang diberitahukan sudah mendapatkan nomor registrasi dan tanggal dari bea cukai pada 11 Maret 2020. Untuk menikmati tarif preferensi yang fleksibel ini, barang impor harus memenuhi ketentuan asal, importir, operator / pengusaha. Operator / kontraktor lapangan penimbunan berikat (TPB), operator / kontraktor PLB, atau kontraktor kawasan berikat harus membuat surat pernyataan sesuai contoh format yang ditentukan, dan menyerahkan scan SKA / pindaian berwarna atau invoice statement dan bea cukai lainnya melalui cara-cara berikut File: Email dikirim dalam waktu 30 hari kalender setelah nomor registrasi diperoleh dari file pemberitahuan impor. Dokumen asli dari dokumen asli dapat diserahkan ke bea cukai dalam waktu tidak lebih dari 90 hari kalender. Apabila ditemukan kejanggalan berikut, maka: (1) barang impor tidak sesuai dengan ketentuan asal barang; (2) importir / kontraktor tidak menyerahkan formulir pernyataan; (3) formulir asli SKA atau formulir deklarasi invoice dan pabean lainnya tidak dalam waktu yang ditentukan Dokumen penyerahan, dan / atau (4) SKA hasil konfirmasi dinyatakan tidak berlaku, SKA atau invoice statement ditolak, dan tarif preferensial tidak dapat diberikan. Mengenai keputusan penetapan kajian SKA mulai tanggal 11 Maret 2020 sampai dengan tanggal diterbitkan pada SE-07 / BC / 2020, PMK Nomor 51 / PMK.04 / 2017 tentang Keberatan dan Banding tentang Keberatan di Bidang Pajak Bea dan Cukai didasarkan pada PMK 143 / PMK.04 / 2017 Tentang tata cara pengajuan permohonan koreksi tunggakan konfirmasi invoice yang dapat disampaikan ke departemen dan / atau koreksi tunggakan tarif impor konfirmasi invoice.Koreksi konfirmasi invoice terdiri dari kesalahan tertulis, kesalahan hitung, kesalahan, kesalahan dan / Atau bea masuk dan / atau sanksi administrasi berupa denda yang bukan disebabkan oleh human error. Untuk pengguna layanan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Pusat Kontak Bea Cukai di 1500225 atau melalui obrolan web langsung di bit.ly/bravobc. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live