Selama pandemi, bea cukai Amamapare mempromosikan ekspor non-tambang

TRIBUNNEWS.COM-Roda bisnis ekspor perlahan mulai berjalan normal. UD Putri Desi mengekspor Karaka atau yang lebih dikenal dengan kepiting bakau pada 6 Agustus 2020. Hal tersebut menunjukkan hal tersebut.

I Made Aryana, Direktur Jenderal Bea Cukai Amama Pare, mengungkapkan pada Rabu (12/08) bahwa UD Putri Desi mengekspor 17 unit dari Bandara Mozes Kilangin Singapura (Bandara Mozes Kilangin) Saya membeli sekotak kepiting seberat 510 kg. Maade menjelaskan, awak Kargo Ekspor Garuda Indonesia dapat beroperasi dengan lancar. “Ia berharap dengan mengekspor produk kepiting yang pertama kali ini dapat membuka jalan bagi eksportir lain yang bisnisnya terhambat, akibat wabah virus COVID-19. —” Kami Bea Cukai Amama Pare siap membantu dan melayani para eksportir yang berniat melanjutkan kegiatan ekspor setelah pandemi sesuai dengan kewajiban fungsional kami. Kami adalah promotor perdagangan, “kata Ma De. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live