Di hadapan Wali Kota Balikpapan, inilah diskusi di jejaring sosial online yang diselenggarakan oleh pihak adat

TRIBUNNEWS.COM-Guna mewaspadai risiko COVID-19, Balikpapan Haiwei menggelar acara sosial online bersama para agen dan pimpinan bisnis pada Rabu (15/4), lalu menggunakan aplikasi zoom.

Menariknya, bakti sosial semacam ini juga dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Selain Rizal, perwakilan dari Polres Balikpapan, Kementerian Kesehatan, Biro Perdagangan, Kesehatan Pelabuhan, BPBD Kotapraja Balikpapan, dan sekitar 20 pimpinan perusahaan terkait Kota Balikpapan turut serta dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Apa yang dibicarakan?

Firman Sane Hanafiah, Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan, mengatakan sosialisasi utama yang dibicarakan adalah kebijakan pemerintah dalam menangani COVID-19. “Sinergi bea cukai dan pajak konsumsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui penerapan Indonesian National Single Window (INSW) untuk mencapai otomatisasi penuh atas rekomendasi BNPB, dan pembebasan bea masuk dan pajak konsumsi untuk penanggulangan COVID-19 yang diimpor, jelasnya,” jelasnya. Ini untuk memberi manfaat bagi seluruh komunitas. Selain itu, menurut Firman sosialisasi dibagi menjadi dua materi, yakni penanggulangan akselerasi impor COVID-19 yang diberikan oleh penanggung jawab penyuluhan. Aries Permana menjelaskan secara detail, dan merinci berbagai kementerian / lembaga, yayasan / Tata cara organisasi nirlaba, perseorangan / kelompok swasta untuk melaksanakan kegiatan komersial yang direkomendasikan oleh BNPB. Mengenai Surat Keterangan Asal (SKA), seperti yang dijelaskan oleh Penanggung Jawab Seksi 3 Pabean Puyang Yangzhou dalam acara bakti sosial ini, pada saat kritis ini, SKA n dapat dikirim melalui color sca melalui email dalam waktu 30 hari setelah pemberitahuan pabean impor memperoleh nomor registrasi.Kami juga memberikan kesempatan kepada instansi lain yang terkait dengan tanggapan COVID-19 dengan kesempatan untuk memberikan peraturan terkini dari instansi masing-masing, dan untuk perusahaan Pimpinan membuka forum tanya jawab, diharapkan seluruh institusi yang terlibat dalam sosialisasi dapat bekerja sama untuk menyatukan konsep politik dan mencegah penyebaran COVID-19, khususnya di kota Balikpapan.

Selaku Walikota Balikpapan Pidato selama periode sosialisasi ini mendorong pegawai bea cukai dan pajak konsumsi, dan merekomendasikan agar para pemimpin bisnis tidak mengambil tindakan terlalu cepat untuk memberhentikan karyawan selama masa sulit ini.

“Secara keseluruhan, kami meminta kami untuk bekerja sama agar hal ini tidak terjadi. COVID-19, memperkuat pengawasan pelabuhan dan pintu masuk bandara, karena merupakan pintu paling rawan penyebaran virus. Kata Rizal. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live