Dalam pandemi Covid-19, Bea Cukai Sumatera Barat telah menjamin keamanan jutaan rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai pintu gerbang ke Sumatera, menjadi tantangan bagi bea cukai di Sumatera Barat (Sumbagbar) untuk aktif memantau arus barang ilegal saat pandemi Covid-19 (yakni selama Ramadan). Bea Cukai Sumatera Barat (Sumbagbar) tidak mengurangi kewaspadaannya terhadap pergerakan barang ilegal.

Pada Kamis (23/04) dan Senin (27/04), Pabean Sumatera Barat berhasil menyita dua 1 juta batang rokok ilegal, tanpa menggunakan pita khusus.

Kepolisian Sambabar Barat dan Penyidik ​​Bea Cukai Kunto Prasti Trenggono melaporkan adanya informasi yang menunjukkan adanya truk pengangkut rokok ilegal memasuki Sumatera melalui pelabuhan Bakauheni. Berbekal informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengawasan berupa patroli darat di Jalan Lintas Sumatera di Bakauheni, Lampung, sambil tetap mengenakan masker dan sarung tangan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Polisi kemudian menemukan sebuah truk diesel Colt yang diduga membawa rokok ilegal dan langsung memeriksanya. Kata Quinto.-Dia menambahkan, total nilai barang tersebut diperkirakan 1.848.240.000 rupiah. Barang bukti berupa rokok ilegal, angkutan dan supir langsung dititipkan di kantor kami untuk pemeriksaan lebih lanjut, lanjut Kanto. Berkat aksi tersebut, Bea dan Bea Cukai Sumbar bisa terhindar dari kerugian 1,1 miliar rupiah di wilayah Lampung Selatan.

Jutaan rokok ilegal merupakan hasil dari dua tindakan yang dilakukan Bea dan Cukai Sumbar sekaligus. Dua aksi tersebut dilakukan truk dan bus melalui Jalan Lintas Sumatra di Bakauheni, Provinsi Lampung, Vietnam. — Kunto menjelaskan, setelah mengetahui adanya truk dan bus pengangkut rokok ilegal yang akan melewati Jalan Lintas Sumatra Setelah mendapat informasi, petugas polisi langsung melakukan patroli darat hingga berhasil menemukan truk. Stempel GST, ”ujarnya.

Pada hari yang sama, polisi menggeledah dan menggeledah mereka lagi, dan membawa rokok ilegal. Beberapa waktu kemudian, petugas berhasil menemukan bus di Jalan Provinsi Sumatera di Lampung.

Akibat aksi tersebut, pihak bea cukai di Sumatera Barat berhasil menghindari kerugian negara sebesar Rp 1,4 miliar. Barang bukti, lalu lintas dan pengemudi akan segera dibawa ke Kanwil Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kunto menyimpulkan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live