Bea Cukai gagal mencegah peredaran ilegal rokok Medien dan Cirebon

TRIBUNNEWS.COM-Meskipun pandemi coronavirus 2019 (Covid-19) melanda Indonesia dan memaksa semua orang menjaga jarak untuk mencegah penyebarannya, masih ada orang yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan kejahatan, termasuk menghindari kewajiban pajak. — Sebagai salah satu lembaga yang berwenang mengumpulkan pajak di bidang bea cukai dan pajak konsumsi, bea cukai terus bekerja keras untuk memastikan bahwa pekerjaan pengawasan berlanjut secara normal. Tuntutan itu dibuktikan dengan peredaran rokok ilegal di Medien dan Cirebon.

Pada Sabtu (25/04), petugas Bea Cukai Medien berhasil menghentikan operasional pengangkutan dua truk berisi ratusan boks rokok ilegal ke Bekasi. . Penuntutan dilakukan di sisa tol Kertosono-Ngawi Susetia, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Madiun yang sudah menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah bersama tim dalam dua pekan terakhir. Dia mengatakan, saat terjadi pembatasan sosial skala besar (PSBB) baru-baru ini, kendaraan itu digunakan untuk mengangkut barang sitaan ilegal. -Dia ditangkap oleh tim pengawas pada pukul 4 pagi waktu setempat dengan dua truk yang diduga membawa rokok ilegal. Ditemukan 369 boks atau total 5.904.000 batang rokok yang tertangkap sabuk cukai yang tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selain itu, ada 2 pengemudi dan 2 cores yang diparkir di kantor bea cukai Madiun, dan kendaraannya sudah diperiksa dan diproses lebih lanjut, ”kata Susetia.

Terkait tindakan yang dilakukan, pengemudi dan personel inti diduga melakukan pelanggaran. Pasal 54 dan / atau Pasal 56 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pajak Konsumsi. Dilaksanakan agen, diperkirakan kerugian negara melebihi 2,7 miliar rupee-kali ini, sebelumnya, Minggu (19/4) pekan lalu, bea cukai dan pajak konsumsi Cirebon berhasil memblok lalu lintas. Mobil mobil itu mengotori rokok ilegal.

“Petugas kami menemukan mobil berisi rokok ilegal di kawasan Chipperna, Kabupaten Cirebon. Dari hasil pemeriksaan petugas, ditemukan mobil berisi 240.000 batang rokok, dan ditempelkan di mobil. Beri cap perangko pada pajak konsumsi Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon Encep Dudi Ginanjar mengatakan, Bea Cukai Cirebon akan menyelidiki lebih lanjut. Perlu diingat bahwa petugas Bea Cukai Cirebon masih melakukan banyak langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 saat melakukan tindakan. Personel yang memimpin operasi memakai alat pelindung diri, seperti masker, dan menghindari kontak fisik satu sama lain. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live