Dalam pandemi Coivd-19, bea cukai juga mendapat gelar perilaku sosial

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, bea cukai terus memberikan layanan dan pengawasannya. Tak mau ditinggalkan, adat di beberapa daerah juga telah melakukan aksi sosial untuk membantu meringankan beban masyarakat yang menghadapi bencana. Jum’at lalu (03/04) obat dan uang diberikan kepada santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas dan Pondok Pesantren Ar-Rahman Peniwen di Singosari. Banyak alat pembersih dalam bentuk sabun didistribusikan dan tangan dicuci dengan pembersih lantai untuk menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan untuk menghindari Corona. “Wabah ini membuat keadaan ekonomi masyarakat sangat sulit, sehingga perlu bantuan kita semua. Semoga bisa membantu,” ujarnya. — Didampingi oleh kepala bea cukai Magelang, sumbangan langsung diberikan kepada direktur Yayasan BMT Karisma Baitul Maal. Hru Parenitno, Kepala Administrasi Adat Magelang, mengatakan: “Berapapun nilai dari sumbangan ini, kemungkinan sumbangan ini akan membawa manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin yang kehilangan mata pencaharian.” – Selain itu. Dinas Adat Kediri juga melakukan kegiatan bakti sosial dengan berbagi beras yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat. Pada Selasa (07/04), acara digelar di Jalan Dhoho Kota Kediri.

Hendratno Argosasmito, Kepala Bidang Penyuluhan dan Layanan Informasi, mengungkapkan kegiatan sosial ini disediakan oleh pegawai untuk menggalang dana bagi pelamar yang harus terus memenuhi kebutuhan keluarganya dalam menanggapi ancaman virus Covid-19. Ia menyatakan: “Mengingat dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh wabah ini, khususnya dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat kecil, kami memiliki tanggung jawab untuk ikut serta dalam aksi sosial.” Handratno berharap kegiatan ini dapat membantu warga dan berharap hal ini dapat dilakukan. Situasi ini akan segera berlalu. “Komitmen kami terhadap bea cukai akan terus memimpin tindakan sosial masyarakat.” Selain bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga lain untuk mempercepat barang dan jasa impor untuk mencegah Covid-19, “Hendratno menyimpulkan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live