Untuk mendorong investasi dan ekspor, Bea Cukai Jawa Tengah DIY terus menyediakan fasilitas berikat

TRIBUNNEWS.COM-Menurut arahan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Gubernur pada 14 Februari 2020, ia membahas strategi untuk mempromosikan 7% pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah, dan Bea Cukai Jawa Tengah terus bekerja untuk mendorong Jawa Tengah melalui percepatan pembangunan. Ekspor dan investasi provinsi. Dan mempromosikan penyediaan fasilitas pajak perusahaan. Pada hari Kamis (12 Maret 2020), Bea Cukai Jawa Tengah DIY mengeluarkan ijin pemasangan area berikat lain untuk PT Wanho Industries Indonesia (PT WII). Setelah perusahaan mengusulkan proses bisnis ke Bea Cukai Jawa Tengah DIY Semarang, kurang dari satu jam.

PT WII adalah salah satu unit bisnis dari Wanho Holding Group, yang merupakan perusahaan mobil die-casting terkemuka yang berkantor pusat di Guangzhou, Cina. Perusahaan Jln masih di bidang yang sama. Nasional 1 Pagedangan, Sembung, Banyuputih, Batang akan mengekspor 100% produknya ke beberapa negara. Perusahaan telah menginvestasikan Rp 150 miliar dan berencana untuk menyerap 2.000 karyawan secara bertahap pada tahun 2021.

Andrew R. Tuah, direktur PT WII, menyatakan minatnya untuk berinvestasi di pusat. Jawa. “Dulu seharusnya PT WII dibangun di Jakarta, tapi karena berbagai alasan kami pindahkan ke lokasi lain, Jawa Tengah. Selain faktor lahan dan pembangunan yang terjangkau, kami juga memperhatikan masyarakat dan lingkungan kerja. Kemudian, kami juga menerima instruksi langsung dari Wanho Holding Central, menyarankan penggunaan area berikat ke bea cukai untuk mempromosikan impor mesin dan proses produksi masa depan perusahaan. Dengan fasilitas area berikat ini, kami berharap bahwa modal akan meningkat menjadi 50 miliar pada tahun 2021 , Penambahan barang modal bertambah 25 miliar, tentunya akan menyerap lebih banyak tenaga kerja. ”Amin Tri Sobri menyambut baik penyerahan fasilitas kawasan berikat PT WII dan merekomendasikan pemanfaatan penuh fasilitas kawasan berikat untuk mengembangkan bisnis dan perekonomian Jawa Tengah.

“Fasilitas zona perdagangan bebas diberikan kepada perusahaan sebagai peserta bea cukai untuk mendorong ekspor dan investasi di Jawa Tengah. Saya berharap bahwa fasilitas yang disediakan dapat digunakan dengan baik untuk pengembangan bisnis dan pengembangan ekonomi di Jawa Tengah. Ini untuk kepentingan zona perdagangan bebas. Bagi perusahaan fasilitas, kemudahan penangguhan tarif impor sangat menarik bagi perusahaan yang berinvestasi di Indonesia, demikian pula investasi pada perusahaan baru akan mendorong terciptanya lapangan kerja agar dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat dan daerah sekitar. ( *)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live