Bea cukai Begkalis gagal menyelundupkan produk elektronik

TRIBUNNEWS.COM – Bea Cukai Bangladesh mengesampingkan penyelundupan elektronik selama operasi di Pelabuhan Tanjung Harapan di Selatpanjang pada Selasa (17/3). Produk elektronik yang diangkut oleh feri dari Batam termasuk 5 laptop, 7 ponsel, 6 kamera televisi sirkuit tertutup (CCTV), 1 amplifier dan 1 monitor.

Ony Ipmawan, kepala Administrasi Umum Bea Cukai Bangladesh, mengungkapkan jadwal operasi: “Ketika kapal feri tiba, polisi mencurigai seseorang membawa dua koper. Petugas memutuskan untuk menangkap orang itu dan meminta untuk memeriksa barang bawaannya. Setelah pemeriksaan, barang bawaan itu ditemukan. Barang-barang di dalam kotak adalah laptop, ponsel, kamera CCTV, amplifier dan monitor, tetapi tidak dilengkapi dengan dokumen bea cukai dan cukai sesuai dengan jumlah yang ditunjukkan. “

Menurut Ony, produsen produk ini Nilai produk elektronik diperkirakan mencapai Rp17.000.000. Produk-produk ini kemudian dibawa ke cabang Selatpanjang untuk diselidiki lebih lanjut.

“Dalam kasus COVID-19, pejabat bea cukai Bangladesh masih mempertahankan perbatasan Indonesia untuk mencegah berbagai kegiatan penyelundupan. Tindakan ini adalah salah satu bukti bahwa kami mewujudkan visi bea cukai, yaitu untuk melindungi perbatasan dan melindungi Rakyat Indonesia dilindungi dari penyelundupan dan perdagangan ilegal. “(*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live