Meningkatkan daya saing industri perusahaan, bea cukai dan kenyamanan ekspor

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Manokwari dan Bea Cukai Kualaanamu kembali menambah izin ekspor asli produk olahan sarang burung walet PT Ori Ginalnest Indonesia di MMTC Medan Shopping Center, dan PT SDIC Papua Cement Indonesia memproduksi 45.000 ton semen klinker (Semen Portland) di Manokwari PT Freeport Indonesia memiliki konsentrat tembaga seberat 22.000 WMT di Amamapare.

Elfi Haris, Kepala Kantor Bea Cukai Guanamu, mengatakan PT Ori Ginalnest Indonesia telah mengekspor portofolio produk sarang burung walet ke empat benua (Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Asia). Ia mengatakan: “Ini salah satu peran bea cukai dan pajak konsumsi sebagai penggerak promosi ekspor produk dasar dalam negeri.” Ini telah menjadi sarang burung terbesar di dunia selama tiga tahun berturut-turut. Rusiana mengatakan: “Industri menelan ini adalah industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja, berorientasi ekspor, dan juga mempromosikan sumber daya alam Indonesia.” Ini mendukung dorongan Presiden Jokowi terhadap para peserta UMKM untuk meningkatkan daya saing mereka untuk membuat Harapan bahwa produk mereka dapat memasuki pasar ekspor telah terwujud. Menurut Presiden Jokowi, saat ini kontribusi UKM terhadap ekspor negara hanya 14%.

Selain itu, Bea Cukai Manokwari dan Gubernur Papua Barat pada hari Kamis (5/3), Dominggus Mandacan juga mengumumkan pelepasan 45.000 ton klinker semen yang diekspor oleh PT SDIC Papua Cement Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 2004. Taiwan pada Jumat (6/3), masih dari Indonesia timur, Amamapare Customs juga merilis 22.000 ton ekspor konsentrat tembaga dari PT Freeport Indonesia. Kegiatan ekspor ini memberikan kontribusi 35,5 rupiah dan 39,5 juta rupiah terhadap pendapatan nasional. -Dominguez mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada pihak bea cukai, imigrasi, karantina dan instansi terkait yang telah berkontribusi dalam kegiatan ekspor di wilayah Manokwari. – “Dengan keberadaan industri semen pertama di Indonesia timur, tentu akan berdampak positif pada perkembangan ekonomi Manokwari di Papua Barat. Saya berharap dapat mempromosikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tingkat nasional,” Doming Harapan Gus. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live