Bea cukai dan polisi menyelidiki sinergi menurunkan 119 kilogram Shabu barang selundupan di Aceh

TRIBUNNEWS.COM-Pada Kamis, 21 Juni 2018, sinergi bea cukai dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) kembali menghentikan penyelundupan narkoba ke Indonesia melalui perairan Krueng Peureulak di Aceh. Dalam kurun waktu tersebut, awak kapal berhasil mengamankan 119 kg sabu yang diangkut dengan kapal kayu KM Teupin Jaya.

“Agen tersebut menerima informasi dari bea cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau tentang sebuah kapal motor yang diduga kuat membawa narkoba di perairan Krueng Peureulak. Setelah mendapatkan informasi itu, patroli maritim Siarif mengatakan:” Satuan Tugas BC 20002 Daerah itu dalam pengawasan “. Sasaran operasi melintasi Laut Krueng Peureulak, sekitar 17 kilometer dari Kuual Langsa, ke arah Bayeuen. Petugas mengambil tindakan untuk menghentikan kapal. Setelah berhenti dan berhasil menancapkan kapal, petugas memeriksa kapal. “Dari hasil pemeriksaan, dia menemukan kargo dalam bentuk bu pan, dikemas dalam 119 paket dengan berat sekitar 1 kilogram,” kata Syarif. -Sebagai tindak lanjut dari penangkapan, kapal, barang bukti, dan tiga tersangka dibawa ke Pabean Kuala Langsha untuk diperiksa dan digeledah, Bea Cukai juga mengoordinasikan penyelidikan kriminal dengan polisi untuk mengembangkan dan menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Pembentukan jaringan pengawasan, Daftar Pencarian Polisi (DPO) 2014 – Penindakan pelanggan juga tidak terlepas dari kerjasama dan kolaborasi yang dibangun dengan Kepolisian Nasional Bareskrim, terutama Biro Kejahatan Narkoba. Kerja sama yang didirikan dalam tiga tahun terakhir ini berfokus pada berbagi informasi, operasi bersama dan investigasi bersama. Sinergi dari kedua organisasi ini adalah untuk menghilangkan perdagangan narkoba ilegal ke wilayah Indonesia untuk memiliki dampak terbesar pada jaringan narkoba. Hasil dari sinergi yang diciptakan oleh perang melawan narkoba adalah pengungkapan jaringan narkoba, yang akan memberikan wawasan tentang peta risiko dan informasi yang dapat digunakan kembali untuk mengembangkan langkah-langkah baru untuk memberantas dan memerangi patroli bea cukai maritim. -Kali ini, sebagai tanggapan atas penyelundupan, bea cukai telah meningkatkan jumlah kasus anti-narkoba pada tahun 2020. Hingga Juni 2020, 331 kasus penyelundupan telah berhasil digagalkan. Tindakan ini merupakan wujud nyata komitmen pabean untuk melindungi rakyat Indonesia dari bahaya narkoba. Bea Cukai akan terus bekerja sama dengan petugas penegak hukum lainnya untuk meningkatkan intensitas dan efektivitas pengawasan. Jika ada kegiatan ilegal atau kegiatan ilegal ditemukan, masyarakat juga dapat mendukung kegiatan ini dengan melaporkannya ke pihak berwenang. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live