Dalam dua hari, bea cukai mendistribusikan paket makanan ke tiga kota di Sumatra

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 yang secara tidak langsung menyerang Indonesia memiliki dampak ekonomi yang sangat besar pada masyarakat. Latar belakang tindakan bea cukai di seluruh negeri adalah untuk mengatur kegiatan sosial dalam bentuk distribusi bahan makanan untuk mengembangkan masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Tiga kota di Pulau Sumatra telah menjadi target.Kegiatan ini bertujuan mengurangi beban masyarakat yang terkena pandemi.Tujuan dari kegiatan ini juga untuk mengejar semangat persatuan nasional dan saling memperkuat dalam kesulitan.

Bea Cukai Pekanbaru dan Provinsi Riau Bea cukai mendistribusikan sumbangan makanan pokok kepada masyarakat, Pekanbaru adalah kota pertama yang menyumbang. Menurut Prijo Andono, kepala Kantor Pabean Pekanbaru, acara tersebut disambut hangat oleh masyarakat, terutama bagi orang-orang yang sangat membutuhkan, terutama Kota Pekanbaru, termasuk kota Indonesia pembatasan sosial skala besar (PSBB) .

“Mungkin kita tidak bisa membayar terlalu banyak, tapi setidaknya semacam ini bantuan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan. Harapan bahwa pandemi COVID-19 akan tenang cepat sehingga masyarakat dapat melanjutkan kegiatan normal.” Priyo Mengatakan. — Pada hari yang sama, bea cukai Aceh juga mendistribusikan 86 paket makanan kepada pekerja harian dan orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID di Banda Aceh dan sekitarnya. Menurut kepala kantor bea cukai di Safu Adiyazi, pengiriman sumbangan makanan pokok dibagi menjadi dua tahap.

“Langkah pertama, Minggu lalu (12/04) mendistribusikan tidak kurang dari 40 paket makanan kepada masyarakat di sekitar kantor regional kantor bea cukai Aceh di desa. Wish Jaya District, Aceh Santan di wilayah Aseh Besar: Pada fase kedua, ia berkolaborasi dengan Aceh Human Initiative pada Kamis (23/04) untuk kota Banda Aceh dan wilayah Aceh Besar (yaitu Ilie , Kota Bharu, ia menjelaskan: “Ateuk Jawo, Peuniti, Batoh dan Cot Suruy”.

Dia juga menyebutkan bahwa menyumbangkan makanan adalah bentuk kepedulian terhadap karyawan kantor pabean di Aceh. Safoadi mengatakan : “Saya berharap makanan yang kami distribusikan akan mengurangi beban ekonomi pekerja sehari-hari dan orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID-19.”

Setelah satu hari, hari Jumat (24/4), dan Jambi telah menjadi yang ketiga. Kota distribusi bea cukai bahan makanan di pulau Sumatra. Dengan menyelenggarakan acara sosial yang disebut “ Bea Cukai Jambi Berbagi Dua Ton Beras ”, pegawai Bea Cukai Jambi membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19. Tujuannya adalah untuk membersihkan Agen dan keselamatan serta personel yang tinggal di lingkungan sekitar kantor, termasuk pasar Jambi Angso Duo, Pelabuhan Pasir, Telanaipura, komunitas Hj.Kantor Kamil dan Kuala Tungkal dan Muara Sabak Bantu.- — “Harap dicatat bahwa jumlah total paket yang didistribusikan adalah sekitar 435. Target utama distribusi grosir adalah orang-orang yang masih harus bekerja setengah jalan melalui pandemi COVID-19, seperti pedagang kaki lima, penjaga pintu, petugas parkir, dll,” Administrasi Umum Bea Cukai Jambi Long Ardiyatno berkata. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live